SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus berupaya memperkokoh posisinya sebagai lumbung pangan nasional.
Sebagai langkah strategis, pemerintah daerah menggelar Festival Tani Ternak (FTT) 2026 yang dirancang untuk mengintegrasikan sektor pertanian dan peternakan dari hulu hingga ke hilir.
Acara ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (10/02/2026) hingga Kamis (12/02/2026), dan dipusatkan di Pelataran Stadion Ganggawa, Pangkajene, Sidrap.
Mengusung tema besar “Tanam – Panen – Hilirisasi”, festival ini menjadi bukti komitmen Pemkab Sidrap dalam membangun ekosistem pertanian yang tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga berdaya saing dan berkelanjutan.
Forum ini mempertemukan seluruh mata rantai sektor agro, mulai dari proses produksi, teknologi pascapanen, hingga strategi pemasaran.
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa FTT 2026 memiliki misi yang jauh lebih besar daripada sekadar perayaan seremonial.
Menurutnya, ajang ini adalah momentum krusial untuk mempercepat transformasi ekonomi daerah yang berbasis pada sektor unggulan.
“Sidrap memiliki potensi luar biasa di sektor pertanian dan peternakan. Festival ini adalah ruang edukasi dan akselerasi agar pola pikir petani dan peternak kita berubah. Tidak boleh lagi berhenti hanya di tahap tanam dan panen, tetapi harus berani masuk ke hilirisasi demi nilai tambah dan kesejahteraan yang lebih baik,” ujar Syaharuddin Alrif.
Ia juga menyoroti pentingnya adopsi inovasi teknologi dan kemitraan bisnis untuk mendorong kemandirian pangan daerah.
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidrap, Patahangi, yang bertindak sebagai Ketua Panitia FTT 2026, menjelaskan teknis pelaksanaan acara.
Ia menyebut festival ini sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan komunitas tani.
“Konsep hilirisasi kami terjemahkan dalam kegiatan yang aplikatif. Pengunjung akan disuguhkan pameran alat mesin pertanian (alsintan), varietas benih unggul, produk pakan, hingga layanan kesehatan hewan secara gratis,” jelas Patahangi.
Selain pameran, FTT 2026 juga akan dimeriahkan dengan berbagai agenda menarik seperti gelar wicara (talk show) seputar pertanian, pentas seni budaya, pameran hewan kesayangan, serta layanan tera timbangan gratis untuk menjamin keadilan perdagangan.
Sejumlah perusahaan nasional juga turut berpartisipasi untuk memperkenalkan teknologi terbaru kepada para petani lokal.
Melalui perhelatan ini, Pemkab Sidrap optimistis dapat menciptakan sinergi yang mampu mendongkrak produktivitas serta membuka akses pasar yang lebih luas, sejalan dengan visi daerah untuk mewujudkan Sidrap yang maju dan sejahtera melalui pertanian modern.












