SINDOSULSEL.COM, Makassar – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali menerima kepercayaan dari negara melalui terbitnya Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 277/B/O/2026 tentang izin pembukaan Program Studi Kenotariatan Program Magister di UMI.
Izin ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran UMI dalam pengembangan pendidikan hukum yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan profesi di Indonesia.
Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan pemerintah, sekaligus menegaskan komitmen UMI untuk menjaga kepercayaan tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Kami menerima ini dengan penuh rasa syukur. Ini bukan sekadar izin pembukaan program studi, tetapi amanah dari negara yang harus kami jaga dengan kualitas, integritas, dan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik internal maupun eksternal UMI, termasuk pemerintah, LLDIKTI Wilayah IX, serta seluruh tim akademik dan profesional yang telah mempersiapkan pembukaan program studi ini.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, mendukung, dan membersamai proses ini. Ini adalah kerja bersama, dan insyaallah akan menjadi amal jariyah dalam menghadirkan pendidikan hukum yang lebih baik,” tambahnya.
Pembukaan Program Studi Magister Kenotariatan ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap profesi notaris yang tidak hanya memahami aspek hukum secara tekstual, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan kemampuan adaptif terhadap dinamika hukum dan ekonomi modern.
UMI menyiapkan program ini sebagai ruang pembelajaran hukum kenotariatan yang aplikatif, penguatan kompetensi profesional berbasis praktik, pembentukan karakter notaris yang amanah dan berintegritas, serta pengembangan wawasan hukum yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Program Magister Kenotariatan UMI hadir sebagai pilihan strategis bagi para sarjana hukum yang bercita-cita menjadi notaris profesional.
Dengan pendekatan pembelajaran yang terarah, didukung oleh tenaga pengajar berpengalaman, serta lingkungan akademik yang menjunjung tinggi nilai keilmuan dan keislaman, UMI berkomitmen melahirkan lulusan yang siap berpraktik sebagai notaris, memiliki kompetensi hukum yang kuat, berintegritas dan dipercaya oleh masyarakat, serta mampu bersaing di tingkat nasional.
Sebagai perguruan tinggi terakreditasi unggul pertama di luar Pulau Jawa, UMI terus memperluas kontribusinya dalam dunia pendidikan tinggi melalui pengembangan program studi yang relevan dan berdampak.
Pembukaan Program Magister Kenotariatan ini menjadi bagian dari komitmen UMI dalam menguatkan bidang ilmu hukum, menjawab kebutuhan profesi strategis nasional, dan menyiapkan generasi profesional yang berkarakter.
Bagi UMI, hal ini bukan sekadar penambahan program studi, melainkan langkah nyata untuk menghadirkan pendidikan yang lebih bermakna. Bagi calon mahasiswa, ini adalah kesempatan untuk menapaki jalan profesi notaris dengan arah yang jelas dan di lingkungan yang tepat.












