Politik

Usai Pileg 2024, Tiga Poros Kekuatan Besar Pilgub Sulsel Mulai Muncul

×

Usai Pileg 2024, Tiga Poros Kekuatan Besar Pilgub Sulsel Mulai Muncul

Sebarkan artikel ini
Usai Pileg 2024, Tiga Poros Kekuatan Besar Pilgub Sulsel Mulai Muncul
Direktur Eksekutif Indeks Politika Indonesia (IPI), Suwadi Idris Amir

MAKASSAR – Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 telah usai dengan menempatkan tiga partai peraih suara terbanyak di DPRD Sulsel yakni, Nasdem (17 kursi), Golkar (14 kursi) dan Gerindra (13 kursi).

Pasca pemilu agenda Pilgub pun mulai hangat diperbincangkan. Bahkan berkaca dari hasil pemilu kini muncul tiga poros kekuatan akan mengisi bursa pencalonan Pilgub Sulsel mendatang.

Direktur Eksekutif Indeks Politika Indonesia (IPI), Suwadi Idris Amir membeberkan, tiga poros koalisi ini berpotensi mengusung cagub dengan figur yang punya elektabilitas baik saat ini.

Tiga poros ini sudah memiliki figur di antaranya poros Nasdem memiliki figur Ketua DPW Nasdem Sulsel yang juga anggota DPR RI, Rusdi Masse, poros Golkar memiliki sosok antara Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Nurdin Halid atau Adnan Purichta Ichsan.

Sementara poros Gerindra yakni Andi Iwan Darmawan Aras yang juga ketua Gerindra Sulsel yang kini kembali terpilih sebagai anggota DPR-RI.

“Untuk poros Gerindra, bisa saja muncul nama lain jika Pak Andi Iwan tidak mau maju, seperti Andi Sudirman Sulaiman dan yang lain,” ujarnya.

Suwadi juga menyebutkan, dari hasil survei yang dilakukan IPI juga memunculkan kans nama-nama tersebut.

“Untuk simulasi 14 nama calon, elektabilitas Andi Sudirman Sulaiman teratas 16 persen, disusul Rusdi Masse 13,9 persen, IAS 10,5 persen dan Nurdin Halid 10 persen,” kata Suwadi Idris Amir, di Kantor IPI, Senin (18/3/24).

Selain itu, nama-nama lain juga muncul
yakni Adnan Purcihta Ichsan (8,5%), Moh RamdhanPomanto (7,9%), M Taufan Pawe (3,2%), Andi Iwan Darmawan Aras (2,8%) dan Indah Putri Indriani (2,6%).

Selanjutnya, Basmin Mattayang (2,6%), Iksan Iskandar (2,4%), Andi Muhammad Bau Sawa (2,1%), Darmawangsyah Muin (1,0%) dan Muh Fadil Imran (0,6%). “Yang belum menentukan pilihan masih ada 15, 9 persen,” kata Suwadi.

Survei tersebut dilakukan pada 25 Februari – 5 Maret dengan responden 1.840 orang di 24 kabupaten kota dan margin off error 2,8 persen.

“Ini masih start awal. Para pimpinan partai seperti Iwan Darmawan (Gerindra), Taufan Pawe (Golkar) dan Danny Pomanto masih memungkinkan naik di empat besar,” katanya.

IPI juga melakukan survei dengan simulasi 10 nama memasukkan Andi Amar Maruf Sulaiman (keponakan Andi Sudirman Suliman) tanpa memasukkan nama petahana Andi Sudirman Sulaiman.

Hasilnya, pada simulasi ini nama Rusdi Masse menempati urutan pertama dengan 17,0 persen dan Amar Maruf Sulaiman di urutan 6 dengan elektabilitas hanya 4,8 persen.

“Yang pasti semua masih akan berubah, tergantung bagaimana pergerakan dan keputusan politiknya nanti,” tandasnya.

Baca juga berita di Google News