SIDRAP, sindosulsel.com – Sebuah video berdurasi satu menit empat puluh detik mendadak ramai diperbincangkan di platform media sosial Facebook.
Rekaman amatir yang pertama kali diunggah oleh akun bernama Mikyla Wanty tersebut memperlihatkan situasi yang menegangkan, di mana seorang bocah tampak terbaring lemas dengan kondisi basah kuyup di pinggir kolam renang.
Kehadiran anak tersebut langsung dikerumuni oleh puluhan warga dan pengunjung lainnya.
Insiden ini sontak memicu simpati sekaligus tanda tanya besar dari publik mengenai keberadaan orang tua korban yang dinilai lalai dalam melakukan pengawasan.
Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, peristiwa mendebarkan itu diketahui terjadi di kawasan Taman Wisata Puncak Bila yang berlokasi di Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap.
Kejadian tersebut berlangsung pada Selasa (30/06/2026) ketika objek wisata andalan daerah itu tengah dipadati oleh pengunjung yang menikmati momen liburan.
Diduga kuat, sang anak luput dari pantauan orang tuanya saat sedang asyik bermain air menggunakan pelampung berbentuk ban.
Baca Juga : 80 Tahun Mengabdi, Kapolres Luwu Tegaskan Komitmen Polri Melayani Masyarakat
Nasib nahas terjadi ketika pelampung yang ditumpangi oleh bocah tersebut tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan terbalik, membuatnya langsung tercebur ke dalam air.
Beruntung, tragedi yang lebih fatal berhasil dihindari berkat kesigapan pengunjung lain yang berada tak jauh dari lokasi.
Mereka dengan cepat melihat insiden tersebut, langsung terjun menyelamatkan sang anak, dan mengevakuasinya dengan selamat ke tepi kolam renang.
Menanggapi kehebohan video viral tersebut, Kapolsek Pitu Riase, Ipda Zakaria, membenarkan adanya insiden jatuhnya seorang pengunjung cilik di lokasi wisata itu.
Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan WhatsApp pada Rabu (01/07/2026), ia menjelaskan bahwa berdasarkan olah informasi di tempat kejadian perkara (TKP), peristiwa itu murni dipicu oleh terbaliknya pelampung saat anak bermain tanpa pengawasan orang dewasa.
Baca Juga : HUT Bhayangkara ke-80, NasDem Sidrap Apresiasi Pengabdian Polri
“Informasi terakhir yang kami dapat, anak tersebut sudah dalam kondisi sehat dan tertangani. Saya selaku Kapolsek mengimbau dengan sangat kepada para warga yang hendak berwisata agar tetap memperhatikan keselamatan. Orang tua harus ekstra waspada mengawasi anak-anaknya agar hal serupa tidak terulang kembali,” tegas Ipda Zakaria.
Di tempat terpisah, Direktur Utama Taman Wisata Puncak Bila, Ahmad Sholihin Halim, turut angkat bicara meluruskan kepanikan yang beredar.
Ia memprediksi bahwa korban kemungkinan besar mengalami kepanikan hingga akhirnya terpeleset saat bermain air.
Kendati demikian, ia memastikan bahwa insiden tersebut telah dikendalikan dengan cepat oleh tim keselamatan di lapangan dan sang anak dipastikan dalam kondisi baik-baik saja.
“Tidak apa-apa, kemungkinan pada saat itu dia panik dan terpeleset. Kejadian seperti ini memang kadang sulit dihindari di tempat wisata air, tetapi yang terpenting kami sudah menanganinya dengan baik dan cepat. Selain itu, kami juga telah memaksimalkan sistem pengawasan terhadap para pengunjung. Kami sangat menyadari bahwa di momen liburan pasti ada lonjakan pengunjung, sehingga kami juga sudah menyiagakan tambahan petugas jaga,” pungkas Ahmad Sholihin Halim.












