Bone

Wabup Andi Akmal Buka Rapat Teknis Web Bangda, Dorong Percepatan Penurunan Stunting

×

Wabup Andi Akmal Buka Rapat Teknis Web Bangda, Dorong Percepatan Penurunan Stunting

Sebarkan artikel ini
Wabup Andi Akmal Buka Rapat Teknis Web Bangda, Dorong Percepatan Penurunan Stunting

SINDOSULSEL.COM, Bone – Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Rapat Teknis Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026 (Web Monitoring Bangda). Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Gedung PKK Watampone pada Senin (09/03/2026).

Kegiatan tersebut digelar sebagai tindak lanjut dari Petunjuk Teknis Pelaksanaan Aksi Konvergensi Pemerintah Daerah dalam Upaya Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025–2029.

Melalui rapat teknis ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone melakukan sosialisasi terkait petunjuk teknis aksi konvergensi serta penggunaan Aplikasi Web Aksi Bangda Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai sistem pelaporan program tahun 2026.

Kepala Bappeda Kabupaten Bone, A. Yusuf, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan tim Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan yang sebelumnya telah melakukan koordinasi di daerah.

Menurutnya, rapat teknis ini menjadi momentum krusial untuk memberikan pemahaman yang seragam kepada seluruh pihak mengenai mekanisme pengisian dan pelaporan data.

“Dalam kegiatan ini dijelaskan secara rinci langkah-langkah pengisian data pada sistem Web Bangda sesuai petunjuk penggunaan yang diterbitkan oleh Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri pada Desember 2025. Kami berharap seluruh peserta dapat memahami alur penginputan data dengan baik sehingga pelaporan berjalan lebih sistematis, akurat, dan tepat waktu,” ungkap A. Yusuf.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan aksi konvergensi sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor.

Oleh karena itu, sinergi dari seluruh perangkat daerah, kecamatan, hingga desa dalam menyediakan dan menginput data secara lengkap sangat dibutuhkan agar proses monitoring dan evaluasi dapat dilakukan dengan lebih efektif.

Baca  Gau Maraja 2026 Bawa Berkah, Omzet UMKM Bone Melonjak 5 Kali Lipat

Sementara itu, Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Bone, menyampaikan bahwa Web Bangda merupakan instrumen penting bagi pemerintah pusat dalam mengevaluasi pelaksanaan program penanggulangan stunting di daerah.

“Web Bangda ini menjadi salah satu instrumen penting yang digunakan pemerintah pusat untuk memantau program di daerah. Oleh karena itu, data yang diinput harus benar-benar valid, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan karena akan menjadi dasar dalam proses evaluasi serta pengambilan kebijakan di tingkat nasional,” tegas Andi Akmal.

Wabup Bone ini juga menegaskan bahwa proses pengumpulan data membutuhkan keterlibatan komprehensif mulai dari perangkat daerah, kecamatan, puskesmas, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), hingga aparat di tingkat kelurahan dan desa.

Data detail tersebut nantinya akan menjadi bahan kerja bagi TPPS Kabupaten Bone dalam menyusun rencana aksi dan program kegiatan yang lebih terarah serta tepat sasaran.

Sebagai informasi, Pemkab Bone menunjukkan perkembangan positif dalam menekan angka stunting. Berdasarkan data terbaru, prevalensi stunting di Kabupaten Bone mengalami tren penurunan dari 25,3 persen pada tahun 2023 menjadi 21,9 persen pada tahun 2024.

Capaian impresif ini turut mengantarkan Kabupaten Bone meraih peringkat ketiga terbaik dalam penanganan stunting di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada akhir tahun 2025.

Menutup arahannya, Andi Akmal berharap rapat teknis yang dihadiri oleh perwakilan kecamatan, pemerintah desa, puskesmas, dan unsur terkait lainnya ini mampu menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor demi efektivitas penanganan stunting di Kabupaten Bone.