Bone

Wabup Bone Hadiri TPAKD Summit 2025, Bahas Percepatan Inklusi Keuangan

×

Wabup Bone Hadiri TPAKD Summit 2025, Bahas Percepatan Inklusi Keuangan

Sebarkan artikel ini
Wabup Bone Hadiri TPAKD Summit 2025, Bahas Percepatan Inklusi Keuangan

SINDOSULSEL.COM, Bone – Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menghadiri TPAKD Summit dan Forum Sinergi Ekonomi Daerah Tahun 2025.

Kegiatan strategis ini diselenggarakan di Ballroom Sultan Hasanuddin, lantai 2 Kantor OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Makassar, pada Kamis (11/12/2025).

Agenda ini menjadi wadah diseminasi capaian program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sulsel tahun 2025.

Program tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 4 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait pembentukan TPAKD.

Selain evaluasi, acara ini juga dirangkaikan dengan Forum Sinergi Ekonomi Daerah yang membedah kondisi serta proyeksi perekonomian nasional dan regional sebagai landasan penyusunan rencana kerja TPAKD tahun 2026.

Baca Juga : Bone KONI Bone Gelar Rakor, Mantapkan Persiapan Jelang Porprov Tahun Depan

Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa perekonomian Sulawesi Selatan menunjukkan ketahanan yang positif.

Berdasarkan data triwulan III 2025, pertumbuhan ekonomi Sulsel mencapai 5,01 persen (yoy).

“Angka ini ditopang oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh 5,32 persen dengan kontribusi 1,08 persen terhadap PDRB, serta sektor perdagangan besar dan eceran yang tumbuh 4,19 persen,” papar Muchlasin.

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga tumbuh 4,70 persen.

Namun, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami kontraksi sebesar -0,48 persen akibat kebijakan pemotongan transfer ke daerah.

Baca  Wabup Bone Andi Akmal Buka Festival Lampu’ Toae, Dorong Wisata Mangrove Angkue

Muchlasin juga menyoroti penurunan angka kemiskinan Sulsel menjadi 7,60 persen per Maret 2025, yang lebih baik dari rata-rata nasional.

“Meski demikian, penguatan pemerataan ekonomi harus terus didorong melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor karena ketimpangan masih menjadi pekerjaan rumah,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sulsel, M. Ishak Iskandar, yang hadir mewakili Gubernur Sulsel, mengapresiasi komitmen seluruh pihak dalam mendukung agenda TPAKD.

Ia menegaskan bahwa posisi Sulsel sebagai penyangga ekonomi Kawasan Timur Indonesia harus diimbangi dengan digitalisasi layanan keuangan yang memadai.

“Kita harus menyusun program kerja inovatif sesuai kebutuhan wilayah agar memberi dampak nyata bagi masyarakat dan pelaku UMKM. TPAKD adalah motor yang mempertemukan inovasi, regulasi, dan kebutuhan masyarakat,” tegas Ishak Iskandar.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menegaskan bahwa TPAKD Summit 2025 adalah momentum krusial untuk memperkuat kolaborasi demi pertumbuhan ekonomi yang merata.

Ia menyoroti pentingnya penguatan infrastruktur ekosistem keuangan digital hingga ke pelosok.

“Kita harus memastikan seluruh daerah bergerak dalam satu visi, yaitu mewujudkan masyarakat yang produktif, inklusif, dan berdaya saing melalui akses keuangan yang lebih terbuka. Inklusifitas adalah fondasi kemajuan,” ujar Andi Akmal.

Wabup Bone juga berharap optimalisasi peran TPAKD dapat mengakselerasi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bone, seiring dengan peningkatan literasi dan perlindungan konsumen di sektor keuangan.