BONE, sindosulsel.com – Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Kinerja Tim Pengentasan Kemiskinan, Penurunan Stunting, dan Pengelolaan Data Terpadu (DAT).
Kegiatan lintas sektoral ini dilangsungkan dengan saksama di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim) Kantor Bupati Bone pada Senin (27/04/2026).
Dalam memimpin rapat tersebut, ia turut didampingi oleh Kepala Bappeda Bone A. Muh. Yusuf, dan Tim Satgas Khusus Penanganan Stunting Ade Farid Ashar.
Agenda strategis ini juga dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kepala bagian (Kabag), camat, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas se-Kabupaten Bone, serta berbagai tamu undangan lainnya.
Rakor ini menjadi forum penting guna meninjau secara menyeluruh capaian kinerja tim di berbagai sektor, khususnya terkait upaya menekan angka kemiskinan dan kasus gagal tumbuh anak atau stunting.
Di samping itu, pengelolaan Data Terpadu (DAT) juga menjadi fokus utama perbincangan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah telah berbasis pada data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi.
Dalam arahannya di hadapan para peserta rapat, Andi Akmal Pasluddin memberikan penekanan khusus pada pentingnya sinergi lintas sektoral dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan dan stunting di wilayahnya.
Ia menyoroti urgensi akurasi serta integrasi data sebagai fondasi kuat dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
“Koordinasi yang kuat dan data yang valid menjadi kunci utama dalam memastikan program-program pemerintah berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Andi Akmal Pasluddin.
Secara umum, pertemuan ini ditujukan untuk mengevaluasi capaian kinerja tim yang bertugas di lapangan secara objektif.
Evaluasi tersebut mencakup identifikasi ragam kendala operasional yang dihadapi, serta perumusan langkah-langkah strategis ke depan guna meningkatkan efektivitas seluruh program terkait.
Melalui kegiatan evaluasi terpadu ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat komitmen bersamanya.
Dengan demikian, program penanganan kemiskinan dan stunting di Kabupaten Bone dapat berjalan jauh lebih optimal demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.












