PALOPO – Penjabat (Pj) Wali Kota Palopo, Asrul Sani, meminta Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Palopo, aktif melakukan uji dan pemeriksaan kesehatan air dan udara di Kota Palopo.
Dihadapan Kepala Dinas Kesehatan, Irsan Anugrah, dan Kepala Labkesda Palopo, Andi Irma Kaddira, Wali Kota Palopo, mengatakan sudah semestinya pemerintah rutin melakukan pemeriksaan udara dan air sejumlah perusahaan.
“Utamanya kantor dan perusahaan yang menghasilkan limbah B3 atau mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun,” ujarnya. “Seperti rumah sakit, puskesmas, bengkel, perusahaan air minum, termasuk hotel dan restoran,” lanjutnya.
Menurutnya, pemeriksaan air dan udara di Kota Palopo harus dilakukan secara rutin dan berkala setiap enam bulan sekali guna memastikan kondisinya benar-benar baik.
Andi Irma Kaddira, melaporkan Labkesda Palopo telah melakukan kerjasama sejumlah perusahaan di Kota Palopo dan perusahaan luar Kota Palopo.
“Kami sudah kerjasama beberapa perusahaan, diantaranya, PT Cipta Niaga Semesta, PT Cakra Guna Karya Nusa, Perumda Tirta Mangkaluku Kota Palopo, Perumdam Waemami Kabupaten Luwu Timur, Pelayanan Samudra Nusantara Utama Kota Palopo,” sebutnya.
“Beberapa yang tengah kami urus MOU nya, Universitas Mega Buana Palopo, Universitas Cokroaminoto Palopo dan Klinik Bhayangkara Polres Palopo,” lanjutnya.
Andi Irma Kaddiraja, menyampaikan kendala perluasan pelayanan Labkesda Kota Palopo yakni pada regulasi yang menguatkan tugas mereka.
“Kami berharap ada Peraturan Wali Kota yang mendasari kegiatan kami selain telah ada Permenkes yang menjadi acuan kami selama ini,” ujarnya.
Labkesda Kota Palopo pada tahun 2023 telah menyumbangkan PAD sebesar Rp 22 juta dan hingga maret tahun ini sudah membukukan PAD sebesar Rp 24 juta.
Baca juga berita di Google News












