Palopo

Warga Keluhkan Antrean BBM, Wali Kota Palopo Langsung Kumpulkan Pengusaha SPBU di Rujab

×

Warga Keluhkan Antrean BBM, Wali Kota Palopo Langsung Kumpulkan Pengusaha SPBU di Rujab

Sebarkan artikel ini
Warga Keluhkan Antrean BBM, Wali Kota Palopo Langsung Kumpulkan Pengusaha SPBU di Rujab

SINDOSULSEL.COM, Palopo – Menjelang momen besar Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pemerintah Kota Palopo mengambil langkah taktis untuk mengantisipasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan potensi kemacetan.

Wali Kota Palopo, Naili Trisal, memberikan atensi khusus terhadap fenomena antrean kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang kerap memicu kesemrawutan lalu lintas.

Hal ini dibahas secara mendalam saat Wali Kota mengumpulkan pihak Pertamina dan seluruh pengelola SPBU se-Kota Palopo di Rumah Jabatan Wali Kota, pada Rabu (17/12/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Naili Trisal menekankan bahwa kenyamanan masyarakat saat perayaan akhir tahun harus menjadi prioritas.

Ia tidak ingin melihat lagi pemandangan antrean panjang yang memakan badan jalan dan mengganggu pengguna jalan lainnya.

Sebagai solusi konkret, Kepala Dinas Perdagangan Kota Palopo, Nurlaeli, yang ditemui usai rapat menegaskan bahwa pemerintah akan segera menerjunkan tim khusus.

“Kami sepakat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Gabungan untuk pengawasan SPBU. Tim ini akan bergerak memantau langsung penyaluran BBM, khususnya yang bersubsidi, agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan antrean yang meresahkan,” jelas Nurlaeli.

Baca  Buka Seleksi JPT Pratama, Naili Trisal Tekankan Objektivitas dan Transparansi

Satgas ini akan melibatkan kekuatan lintas sektoral, terdiri dari personel TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan, serta Dinas Perdagangan.

Fokus utamanya adalah memastikan distribusi lancar dan mencegah penumpukan kendaraan yang berlebihan.

Di sisi pasokan, kekhawatiran masyarakat ditepis oleh pihak Pertamina. Fuel Terminal Manager (FTM) Pertamina Palopo, Ery H.T., memberikan jaminan bahwa stok BBM untuk wilayah Palopo dalam kondisi aman terkendali.

“Masyarakat tidak perlu panik. Ketersediaan BBM sangat mencukupi, bahkan stok yang ada dipastikan aman hingga melewati pergantian tahun menuju 2026. Pemerintah menjamin ketersediaan ini secara nasional,” tegas Ery.

Langkah kolaboratif antara Pemkot, Pertamina, dan aparat keamanan ini diharapkan mampu menciptakan suasana kondusif, sehingga masyarakat Palopo dapat merayakan Natal dan menyambut tahun baru dengan tenang tanpa terkendala masalah bahan bakar.

Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam rapat strategis tersebut antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Sosial, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.