SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Sebuah video berdurasi 52 detik viral di media sosial, memperlihatkan seorang warga Kecamatan Watang Pulu diduga tengah memarahi warga lainnya terkait upaya pemotongan pipa besar yang mengaliri air bersih ke ratusan rumah warga. P
ipa ini telah dibongkar oleh pekerja proyek PT. Ganking Raya.
Warga Kelurahan Lawawoi mengeluhkan bahwa pipa air bersih milik mereka dibongkar oleh PT. Ganking Raya dalam rangka pengerjaan proyek, namun tidak dipasang kembali.
Akibatnya, pipa tersebut terbengkalai di pinggir jalan dan bahkan hilang dari tempatnya.
Menurut Ahlan, warga yang turut terdampak, terdapat kesepakatan awal dengan PT. Ganking Raya bahwa pipa hanya akan digeser.
“Sebelum pipa itu dibongkar, kami punya kesepakatan hanya untuk menggeser pipa, tapi faktanya pipa dibongkar dan dipisah-pisahkan satu dengan yang lainnya,” ungkap Ahlan.
Ironisnya, pipa tersebut akhirnya hilang, dan warga kini mengalami kendala air bersih.
Pipa yang memiliki nilai cukup mahal itu sangat dibutuhkan untuk mengalirkan air ke rumah-rumah warga sekitar.
Ahlan berharap Polres Sidrap dan Polsek Watang Pulu segera mengusut hilangnya pipa tersebut karena berdampak serius bagi kebutuhan air bersih masyarakat.
Menanggapi laporan warga, Kepala Kelurahan Lawawoi, Sudarmin, yang dikonfirmasi Minggu pagi (03/11/2024), mengaku baru mengetahui hilangnya pipa tersebut.
“Setahu kami, pihak proyek memang pernah datang meminta izin agar disampaikan kepada warga kalau aktivitas mereka terganggu karena ada pengerjaan jalan,” ujarnya.
Di tempat terpisah, pimpinan proyek PT. Ganking Raya, Edi Rahcmadi, yang coba dikonfirmasi melalui WhatsApp hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan.












