Sidrap

Warga Pinrang Resah, Usaha Billiard Diminta Tak Terima Pelajar Saat Jam Sekolah

×

Warga Pinrang Resah, Usaha Billiard Diminta Tak Terima Pelajar Saat Jam Sekolah

Sebarkan artikel ini
Warga Pinrang Resah, Usaha Billiard Diminta Tak Terima Pelajar Saat Jam Sekolah

SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Meningkatnya aktivitas pelajar SMA yang terlihat bermain billiard di sejumlah tempat usaha di Kabupaten Pinrang pada jam sekolah memicu keprihatinan masyarakat.

Warga mengaku resah melihat pelajar berseragam sekolah menghabiskan waktu di meja billiard saat seharusnya berada di ruang kelas.

Fenomena ini mendapat respons serius dari Ketua Umum Kerukunan Mahasiswa Pinrang Universitas Muslim Indonesia (KMP UMI), yang mengimbau pemilik usaha billiard agar tidak menerima pelajar pada jam sekolah.

“Kami meminta dengan sangat agar tempat usaha billiard tidak menerima pelajar yang datang di jam sekolah. Ini demi masa depan mereka,” ujarnya, Selasa (02/06/2025).

“Pelajar adalah generasi penerus bangsa. Sudah sepatutnya kita semua, termasuk para pelaku usaha, ikut bertanggung jawab membentuk lingkungan yang mendukung pendidikan dan kedisiplinan,” tambahnya.

Baca  Wabup Bone Buka Semifinal dan Final Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan sekolah untuk mencari solusi atas maraknya pelajar yang berkeliaran di jam belajar.

Menurutnya, dibutuhkan kepedulian bersama untuk menjaga agar generasi muda tetap fokus pada pendidikan.

“Anak-anak ini aset kita bersama. Mari bertindak bijak, jangan hanya berpikir soal keuntungan semata,” tambahnya.

Masyarakat juga diimbau untuk turut mengawasi dan melaporkan jika melihat pelajar berada di tempat hiburan selama jam sekolah. Dengan keterlibatan semua pihak, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang lebih kondusif dan aman bagi pelajar di Kabupaten Pinrang.