SIDRAP, sindosulsel.com – Sebanyak 10 ribu benih ikan nila monoseks hasil pengembangan Balai Benih Ikan (BBI) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) ditebar di kolam depan Kantor Bupati Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Senin (24/08/2026).
Penebaran benih dipimpin Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah sebagai bagian dari kegiatan restocking sekaligus upaya mengembangkan potensi sektor perikanan daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Andi Patahangi, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap Ahmad Dollah, serta jajaran terkait.
Nurkanaah mengatakan, restocking ikan nila merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga ketersediaan ikan bagi masyarakat.
“Pelepasan benih ikan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk menjaga ketersediaan ikan di Sidrap. Selain untuk ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah dalam menekan inflasi, mengingat ikan merupakan salah satu kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap pemanfaatan kolam di lingkungan Kantor Bupati Sidrap dapat menjadi contoh pengelolaan sumber daya perikanan yang produktif dan berkelanjutan.
Baca Juga : Pemkab Sidrap Gelar Karnaval Alat Pertanian, Ratusan Unit Tampil Unik dan Kreatif
Menurut Nurkanaah, kegiatan restocking di lokasi tersebut telah memasuki siklus kedua.
Benih yang ditebar diharapkan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga memberikan manfaat.
“Kita berharap ikan yang ditebar dapat berkembang dengan baik sehingga nantinya bisa memberikan manfaat. Ini juga menunjukkan bahwa lahan dan kolam yang ada dapat dimanfaatkan secara produktif,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap Ahmad Dollah menjelaskan, sebanyak 10 ribu benih yang ditebar merupakan ikan nila monoseks hasil pengembangan BBI di Kabupaten Sidrap.
Baca Juga : Kemarau Tak Halangi Panen, Listrik Masuk Sawah Dongkrak Produktivitas Sidrap
“Benih yang kita lepaskan sebanyak 10.000 ekor ikan nila. Ini merupakan ikan nila monoseks hasil pengembangan dari Balai Benih Ikan yang ada di Kabupaten Sidrap,” jelasnya.
Ahmad menyebut Sidrap memiliki empat lokasi BBI, yakni BBI Passeno di Kecamatan Baranti, BBI Majelling dan BBI Lakessi di Kecamatan Maritengngae, serta satu BBI di Kecamatan Dua Pitue.
Menurutnya, pengembangan benih ikan secara mandiri menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat sektor perikanan sekaligus memenuhi kebutuhan ikan masyarakat.
“Dengan adanya pengembangan benih secara mandiri, kita berharap produksi ikan di Sidrap terus meningkat dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” pungkasnya.












