SINDOSULSEL.COM, Luwu — PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) dijadwalkan akan membuka lowongan kerja pada akhir tahun 2025 mendatang.
Hal tersebut disampaikan oleh Site Manager PT BMS, Ma’rifat Pawellangi, dalam pertemuan dengan redaksi sindosulsel.com belum lama ini.
“Progres pembangunan pabrik 2 atau tungku 2 akan kita percepat. Mudah-mudahan semua berjalan lancar, dan lowongan kerja bisa kita buka di akhir tahun ini,” ungkap Ma’rifat kepada sindosulsel.com.
Ketemu Jusuf Kalla, Bupati Luwu Perjuangkan Lapangan Kerja Warga di PT BMS
Menanggapi harapan Pemerintah Kabupaten Luwu dan masyarakat, khususnya yang berdomisili di sekitar area site Smelter, Kecamatan Bua, Ma’rifat menegaskan komitmen perusahaan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal.
“Baru-baru ini kami juga menerima kunjungan para kepala desa di Bua. Salah satu poin yang dibahas adalah penerimaan tenaga kerja,” jelas Ma’rifat.
“Kami sampaikan bahwa perusahaan tetap berkomitmen dalam hal itu, memberdayakan tenaga kerja lokal semaksimal mungkin,” sambungnya.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Desa Padangkalua, Ummi, menyampaikan sejumlah hasil kesepakatan antara para kepala desa di Kecamatan Bua dan manajemen PT BMS.
Salah satunya adalah komitmen perusahaan untuk memprioritaskan warga Kecamatan Bua dalam proses rekrutmen.
HRD BMS: Karyawan Kami Digaji Sesuai UMP dan Mendapat Jaminan Sosial
“Kami para kepala desa telah melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan pimpinan PT BMS,” ujar Ummi.
“Dalam pertemuan itu disepakati bahwa penerimaan tenaga kerja, yang diperkirakan mencapai ratusan orang dalam waktu dekat, harus memprioritaskan warga lokal di seluruh divisi sesuai dengan kemampuan dan keahlian masing-masing,” kata Ummi, yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum APDESI Luwu.
Ia berharap komitmen yang telah disampaikan oleh manajemen PT BMS dapat direalisasikan secara nyata di lapangan.
“Kami berharap kehadiran perusahaan smelter milik keluarga Kalla ini dapat memberikan dampak signifikan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Bua, dan Kabupaten Luwu secara umum,” tutupnya.












