SINDOSULSEL.COM, Sinjai – Kondisi bangunan Kantor Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, semakin memprihatinkan. Bangunan yang menjadi pusat layanan administrasi masyarakat itu mengalami kerusakan parah di berbagai bagian.
Dinding tampak retak, plafon nyaris runtuh, atap bocor di banyak titik, bahkan lantai papan terlihat nyaris ambruk.
Warga yang datang mengurus berbagai keperluan administrasi mengaku khawatir dengan keselamatan mereka saat berada di dalam kantor tersebut.
“Kami takut, soalnya bangunannya sudah lapuk dan nyaris rubuh, mulai dari atap, plafon, dinding, dan lantai sudah sangat mengkhawatirkan. Kalau hujan, air masuk ke ruangan,” ujar Supri, warga setempat, pada Kamis (31/07/2025).
Ia menambahkan, warga berharap pemerintah segera bertindak sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Jangan tunggu sampai ada korban baru mau diperbaiki,” tegasnya.

Kekhawatiran juga dirasakan Camat Pulau Sembilan, Muhammad Azhar, yang menyebut kondisi kantor sangat tidak layak digunakan untuk pelayanan publik.
Ia menuturkan bahwa pelayanan terpaksa dialihkan ke tempat lain karena kondisi kantor yang tidak lagi aman dan nyaman.
“Kami tetap berusaha memberikan pelayanan sebaik mungkin, tapi bukan di kantor camat. Kerja jadi tidak nyaman, dan ini sudah lama kami ajukan untuk direnovasi, tapi belum ada realisasi,” ujarnya.
Tak hanya kantor kecamatan, rumah jabatan camat yang berada tak jauh dari lokasi juga mengalami kerusakan serupa.
Pemerintah daerah diharapkan segera memberikan perhatian agar pelayanan publik di Kecamatan Pulau Sembilan tidak terganggu lebih jauh.












