SIDRAP, sindosulsel.com – Bupati Sidenreng Rappang Syaharuddin Alrif meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menelaah kembali urgensi, manfaat, dan efektivitas setiap program yang diusulkan dalam rancangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Arahan tersebut disampaikan saat memimpin lanjutan harmonisasi APBD Perubahan 2026 di Aula Saromase, Kompleks SKPD, Kamis (03/09/2026) malam.
Rapat dihadiri Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), jajaran TAPD, serta para pimpinan OPD.
Pembahasan difokuskan pada penajaman program dan kegiatan yang akan dimasukkan dalam rancangan APBD Perubahan 2026.
Baca Juga : Bupati Sidrap Minta Anggaran Fokus pada Kebutuhan Masyarakat
Setiap OPD diminta mengevaluasi kembali kebutuhan anggaran agar tetap selaras dengan prioritas pembangunan pemerintah daerah serta mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
Syaharuddin meminta perangkat daerah tidak hanya melihat besaran kebutuhan anggaran, tetapi juga memastikan setiap usulan memiliki dasar kebutuhan yang jelas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Setiap program harus memiliki alasan yang jelas dan manfaat yang terukur agar anggaran daerah digunakan secara tepat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Syaharuddin.
Harmonisasi juga digunakan untuk memastikan tidak terjadi tumpang tindih program serta mengarahkan anggaran pada kegiatan yang dinilai lebih mendesak dan sesuai prioritas daerah.
Proses tersebut menjadi bagian dari penyempurnaan rancangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 sebelum memasuki tahapan pembahasan dan penetapan sesuai ketentuan yang berlaku.












