JAKARTA, sindosulsel.com – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sidrap, dibawa pimpinan Ketua DPRD, Takyuddin Masse berkunjung ke DPR RI di Senayan, Rabu (16/9/2026).
Dalam kunjungan itu, anggota DPRD Sidrap dari berbagai partai politik itu membawa sejumlah misi yang tidak hanya belajar dan berkonsultasi dengan politikus di Senayan.
Salah satu yang utama adalah menyampaikan aspirasi warga Sidrap yang kini terdampak langsung sulitnya mendapatkan BBM dan Gas LPG.
BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp734 Juta di DPRD Sidrap, Sekwan Klaim Sudah Ditindaklanjuti
Ketua DPRD Sidrap, Takyuddin Masse mengatakan, kunjungannya ke DPR RI salah satunya menyampaikan aspirasi masyarakat Kabupaten Sidrap.
“Kami datang membawa aspirasi, sekaligus belajar, berkonsultasi, dan meningkatkan kapasitas agar kami semakin mampu mengemban amanah rakyat dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Anggota DPRD Sidrap lainnya, Bahrul Appas mengatakan, salah satu aspirasi yang dibawa adalah terkait pertanian, peternakan dan perkebunan, termasuk infrastruktur.
Tapi yang paling mendesak adalah, keluhan masyarakat terkait bahan bakar minyak (BBM) sulit didapat dan tabung gas LPG yang hilang dari pasaran.
“Kesulitan ini dirasakan oleh petani yang hendak pergi ke ladang, pedagang yang ingin membuka usahanya, ibu rumah tangga yang hendak menyiapkan makanan, hingga seluruh masyarakat yang bergantung pada kelancaran pasokan energi untuk kehidupan sehari-hari,” katanya.
DPRD Sidrap Sidak Tambang Galian C di Arawa, Desak Operasional Dihentikan
Karena itu, lanjut Bahrul, DPRD Sidrap datang ke DPR RI, untuk menyampaikan fakta lapangan itu. “Bahwa di daerah kami, rakyat masih berjuang mencari apa yang seharusnya tersedia. Kelangkaan BBM dan Gas LPG ini sungguh dirasakan dan perlu segera dicarikan jalan keluarnya,” tegas dia.
Senada diungkapkan anggota DPRD lain Andi Tenri Sangka. “Insha Allah kami bergerak, kami menyampaikan, dan kami akan terus berjuang sampai solusi ditemukan dan keadilan dirasakan di daerah kami,” tandasnya.
Legislator yang berkunjung ke DPR Senayan itu terdiri dari anggota Fraksi NasDem, Golkar, Demokrat dan Perindo. (*)












