PendidikanSidrap

Mahasiswa PPG UMS Rappang Jalani Mentoring PPL Mandiri Siklus 3 di SMPN 6 Pangsid

×

Mahasiswa PPG UMS Rappang Jalani Mentoring PPL Mandiri Siklus 3 di SMPN 6 Pangsid

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa PPG UMS Rappang Jalani Mentoring PPL Mandiri Siklus 3 di SMPN 6 Pangsid

PENDIDIKAN, sindosulsel.com – Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Calon Guru Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) mengikuti Mentoring Praktik Pembelajaran Mandiri Siklus 3 dalam rangka pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Mandiri di UPT SMP Negeri 6 Pangsid, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pendampingan dan evaluasi untuk meningkatkan keterampilan mengajar mahasiswa sebelum terjun sebagai tenaga pendidik profesional.

Melalui mentoring ini, mahasiswa memperoleh masukan mengenai pelaksanaan pembelajaran sekaligus mengevaluasi kemampuan mereka dalam mengelola kegiatan belajar mengajar di kelas.

Guru Pamong UPT SMP Negeri 6 Pangsid, Andi Nurlaelah, mengatakan kegiatan mentoring memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengidentifikasi kekurangan serta memperbaiki metode pembelajaran yang telah diterapkan.

“Melalui kegiatan mentoring ini, mahasiswa dapat mengetahui hal-hal yang perlu ditingkatkan dalam proses pembelajaran. Kami berharap mereka mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama pendidikan dan semakin percaya diri dalam menjalankan tugas sebagai calon guru,” ujar Andi Nurlaelah.

Menurutnya, pengalaman praktik secara langsung di lingkungan sekolah menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi berbagai situasi pembelajaran.

Dosen Pembimbing Tekankan Pentingnya Evaluasi Pembelajaran

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) UMS Rappang, Yusmah, menjelaskan bahwa mentoring merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa PPG dalam melaksanakan pembelajaran secara mandiri.

Baca Juga : Aliyah Mustika: Pendidikan Tak Cukup Hanya Kejar Prestasi

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan pedagogik, memperbaiki strategi pembelajaran, serta memahami kebutuhan peserta didik.

Menurut Yusmah, pendampingan dan evaluasi perlu dimanfaatkan mahasiswa untuk mengukur perkembangan kemampuan mengajar mereka selama mengikuti PPL Mandiri.

“Mahasiswa PPG perlu memanfaatkan kegiatan ini untuk terus belajar, memperbaiki praktik pembelajaran, dan mengembangkan kemampuan profesionalnya. Menjadi guru tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga bagaimana menciptakan pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” katanya.

Yusmah juga mengingatkan mahasiswa agar mengikuti seluruh tahapan PPL Mandiri dengan sungguh-sungguh.

Baca  Wakil Dekan II FEB UMS Rappang Raih Juara I Tenis Lapangan pada Ajang Sumpah Pemuda 2026

Ia berharap pengalaman selama menjalani praktik di sekolah dapat menjadi bekal ketika mahasiswa nantinya menjalankan tugas sebagai pendidik.

SMPN 6 Pangsid Dukung Pengembangan Kompetensi Calon Guru

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 6 Pangsid, Nurdin, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan PPL Mandiri mahasiswa PPG UMS Rappang di sekolah yang dipimpinnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengalaman mengajar bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana untuk memahami lingkungan sekolah dan karakteristik peserta didik.

Baca Juga : UMS Rappang Gelar Technical Meeting English Competition 2026

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam memahami lingkungan sekolah dan menjalankan proses pembelajaran. Semoga kehadiran mahasiswa PPG juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” tuturnya.

Dukungan pihak sekolah dinilai penting agar mahasiswa dapat menjalani praktik pembelajaran dan memperoleh pendampingan sesuai kebutuhan selama mengikuti program PPG.

Mahasiswa Diminta Terbuka terhadap Masukan

Koordinator kegiatan, Anna Copriana, turut berharap mentoring Siklus 3 dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan mengajar.

Menurutnya, mahasiswa perlu bersikap terbuka terhadap setiap masukan yang diberikan oleh guru pamong maupun dosen pembimbing.

“Harapan kami, mahasiswa dapat mengikuti setiap proses pendampingan dengan baik, terbuka terhadap masukan, dan terus meningkatkan kemampuan mengajarnya. Pengalaman selama PPL Mandiri ini diharapkan menjadi bekal penting untuk membentuk guru yang kompeten dan profesional,” ungkapnya.

Kegiatan mentoring tersebut melibatkan Dosen Pembimbing Lapangan Yusmah, Guru Pamong Andi Nurlaelah, Kepala UPT SMP Negeri 6 Pangsid Nurdin, serta Koordinator Anna Copriana.

Melalui pelaksanaan Mentoring Praktik Pembelajaran Mandiri Siklus 3, mahasiswa PPG UMS Rappang diharapkan dapat meningkatkan keterampilan mengajar, memperkuat kompetensi pedagogik, dan mengembangkan kemampuan profesional sebagai calon guru.

Pengalaman yang diperoleh selama menjalani PPL Mandiri juga diharapkan membantu mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi tantangan pembelajaran di lingkungan sekolah.