Bone

5 Ton Sampah Dibersihkan dari Pintu Air Irigasi Bukaka

×

5 Ton Sampah Dibersihkan dari Pintu Air Irigasi Bukaka

Sebarkan artikel ini
5 Ton Sampah Dibersihkan dari Pintu Air Irigasi Bukaka

BONE, sindosulsel.com – Sekitar 5 ton sampah dibersihkan dari pintu air irigasi di Lingkungan Harapan, Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Selasa (27/10/2026). Pembersihan ini dilakukan setelah pemerintah kecamatan menerima laporan masyarakat mengenai penumpukan sampah di saluran irigasi tersebut.

Kegiatan ini melibatkan Satgas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bone, Satgas Kelurahan Bukaka dan Walannae, UPT Pengairan Palakka, serta masyarakat setempat.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tanete Riattang, Sudirman, mengatakan sampah yang menumpuk di pintu air tersebut didominasi limbah rumah tangga yang dibuang ke saluran irigasi.

Baca juga : Jelang Penilaian Adipura, Tanete Riattang Intensifkan Patroli Sampah

“Oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab membuang sampah di saluran irigasi, kemudian menumpuk di pintu air, Sampah yang didominasi limbah rumah tangga tersebut berpotensi menghambat aliran air, mengurangi kapasitas saluran, merusak keindahan akibat banyaknya sampah yang menumpuk, serta meningkatkan risiko genangan apabila tidak segera ditangani,” ujar Sudirman.

Menurut dia, penumpukan sampah di saluran irigasi masih menjadi tantangan karena rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Karena itu, Sudirman menilai pembersihan perlu diikuti dengan keterlibatan aktif masyarakat untuk mencegah sampah kembali menumpuk. Warga diimbau tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran irigasi.

Sementara itu, Danramil Kota, Kapten Ruslan, menyayangkan masih adanya perilaku membuang sampah sembarangan yang dapat merugikan kepentingan masyarakat luas.

Baca juga : Bupati Bone Bagikan 19 Sepeda untuk Peserta PKK, Panitia Festival Literasi, dan PGRI

“Sangat disayangkan melihat kondisi seperti ini. Mari kita tumbuhkan kepedulian bersama dengan membuang sampah pada tempatnya. Lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab kita semua, bukan hanya pemerintah. Jangan sampai kepentingan pribadi merugikan masyarakat luas.

Mari jaga kebersihan demi kesehatan, kenyamanan, dan masa depan generasi kita,” ujar Ruslan.

Pembersihan tersebut menjadi salah satu upaya menangani penumpukan sampah di saluran irigasi. Namun, upaya menjaga fungsi saluran air dan kebersihan lingkungan juga membutuhkan kesadaran masyarakat agar tidak kembali membuang sampah sembarangan.