Luwu

Jembatan Rp12,9 Miliar Hubungkan Luwu dan Luwu Utara

×

Jembatan Rp12,9 Miliar Hubungkan Luwu dan Luwu Utara

Sebarkan artikel ini
Jembatan Rp12,9 Miliar Hubungkan Luwu dan Luwu Utara
Foto : Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, gunting pita, peresmian Jembatan Salu Jambu Andalan.

LUWU, sindosulsel.com – Jembatan Salu Jambu Andalan yang dibangun dengan anggaran Rp12,9 miliar resmi difungsikan untuk menghubungkan Desa Salu Jambu, Kabupaten Luwu, dengan Desa Lawewe, Kabupaten Luwu Utara.

Jembatan sepanjang sekitar 80 meter tersebut diresmikan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Desa Salu Jambu, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Kamis (29/10/2026). Kehadirannya diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi kedua wilayah.

Anggaran pembangunan jembatan bersumber dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu. Pelaksanaannya dilakukan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Luwu.

Baca juga : Jembatan Salu Jambu Capai 93 Persen, Siap Hubungkan Luwu dan Luwu Utara

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Luwu, Husding, menjelaskan pembangunan jembatan dimulai pada 17 Oktober 2025.

Dalam proses pengerjaannya, proyek tersebut menghadapi sejumlah kendala teknis, terutama pengangkutan material yang harus menggunakan rakit akibat keterbatasan akses penyeberangan.

Meski menghadapi tantangan tersebut, pembangunan akhirnya dapat diselesaikan. Proyek senilai Rp12,9 miliar itu juga melibatkan penyedia jasa dan konsultan pengawas dari putra daerah.

Bupati Luwu, H. Patahudding, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas dukungan anggaran dalam pembangunan jembatan tersebut.

Menurutnya, keberadaan jembatan tidak hanya menghadirkan infrastruktur penghubung, tetapi juga membuka kemudahan akses masyarakat di kedua kabupaten.

“Dengan hadirnya jembatan ini, akses masyarakat Luwu dan Luwu Utara semakin mudah. Hubungan kekeluargaan, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, dan aktivitas ekonomi diharapkan semakin lancar,” ujarnya.

Baca juga : Jembatan Salu Jambu Rampung, Janji Gubernur Terwujud

Patahudding juga berharap pembangunan infrastruktur dilanjutkan melalui peningkatan akses jalan menuju wilayah Malangke, Kabupaten Luwu Utara.

Usulan tersebut diharapkan dapat memperpendek jarak tempuh masyarakat sekaligus menyediakan jalur alternatif apabila terjadi bencana yang mengganggu akses transportasi utama.

Ia menambahkan, dukungan Pemprov Sulsel untuk Kabupaten Luwu juga mencakup pembangunan infrastruktur jalan dan rumah sakit regional. Karena itu, sinergi antarpemerintah diharapkan terus diperkuat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan pembangunan Jembatan Salu Jambu Andalan merupakan bagian dari upaya pemerintah menjawab kebutuhan konektivitas masyarakat.

Menurutnya, rencana pembangunan jembatan tersebut telah diperjuangkan sejak beberapa tahun sebelumnya sebelum akhirnya dapat direalisasikan.

Ia berharap keberadaan jembatan dapat memperlancar mobilitas warga, khususnya untuk menunjang kegiatan pertanian, perikanan, perdagangan, serta akses terhadap pelayanan publik.

Baca juga : Gagal Diselesaikan Luwu Utara, Gubernur Serahkan Proyek Jembatan Salu Jambu ke Kabupaten Luwu

Gubernur juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Luwu atas pelaksanaan pembangunan hingga jembatan tersebut dapat difungsikan.

Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman turut menyerahkan bantuan 10 unit pompa air untuk mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya aktivitas pertanian dan pengelolaan air.

Peresmian jembatan tersebut turut dihadiri Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, anggota DPRD Kabupaten Luwu dan Luwu Utara, serta unsur pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Hadir pula Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu, Hj. Kurniah Patahudding, Ketua Bidang I TP-PKK Kabupaten Luwu, Nilasari Dhevy Bijak, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Rafika Liakat, Camat Lamasi, para kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu, kepala desa, dan tokoh masyarakat.