PALOPO, sindosulsel.com – Wali Kota Palopo, Hj. Naili Trisal, menegaskan bahwa pencegahan stunting pada anak harus dimulai dari lingkungan keluarga dengan melibatkan peran aktif ibu, terutama dalam pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta penerapan pola asuh yang tepat.
Hal tersebut disampaikan Naili saat membuka Sosialisasi Peran Ibu dalam Pencegahan Stunting pada Anak yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palopo di Auditorium Saokotae, Kamis (29/10/2026).
Menurut Naili, pencegahan stunting bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah maupun tenaga kesehatan. Keluarga memiliki peran penting dalam memastikan anak memperoleh asupan gizi yang baik, pengasuhan yang tepat, serta perhatian terhadap kesehatan sejak dini.
Baca juga : TP PKK Palopo Perkuat Kapasitas Kader untuk Percepat Penurunan Stunting
“Di sinilah peran ibu dan keluarga menjadi sangat penting. Pencegahan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan atau pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari lingkungan keluarga,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pemenuhan gizi anak, menjaga kesehatan ibu dan anak, menerapkan pola asuh yang tepat, serta memanfaatkan layanan kesehatan sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Naili menilai, kualitas generasi masa depan Kota Palopo tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan ketersediaan infrastruktur, tetapi juga oleh kesehatan dan kualitas tumbuh kembang anak sebagai penerus bangsa.
Anak yang sehat, mendapatkan asupan gizi cukup, serta tumbuh dalam lingkungan keluarga yang memberikan perhatian dan pengasuhan baik, memiliki peluang lebih besar untuk berkembang menjadi generasi cerdas, sehat, dan produktif.
Ia menyebut pemenuhan gizi anak sebagai investasi masa depan. Karena itu, membangun keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkarakter menjadi bagian penting dalam mendukung kemajuan Kota Palopo.
Baca juga : Cegah Stunting, Pemkot Palopo Gelar Advokasi Program Bangga Kencana
Sementara itu, Ketua DWP Kota Palopo, dr. Kartini Badaruddin A. Poci, dalam laporannya mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan wawasan pengurus DWP sekaligus mendukung penguatan ketahanan keluarga dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Melalui materi yang disampaikan para narasumber, peserta diharapkan dapat meningkatkan kapasitas diri sebagai perempuan yang cerdas, berwawasan, serta mampu memberikan kontribusi bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Naili juga berharap DWP tidak hanya menjadi wadah mempererat silaturahmi, tetapi menjadi ruang belajar, berkembang, dan saling menguatkan dalam meningkatkan peran perempuan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Palopo, Dr. H. Andi Poci, S.IP., M.Si., narasumber dari PT Pegadaian, serta jajaran pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kota Palopo.












