SIDRAP, sindosulsel.com – Empat mahasiswa S1 Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), dipercaya menjadi pemeran dalam pementasan teater Tania Andi yang digelar mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2026.
Keempat mahasiswa tersebut terpilih melalui proses casting yang dilaksanakan Kelompok 1 sebelum pementasan. Salah satunya mendapat kepercayaan memerankan tokoh utama, Tania.
Baca juga : Wakil Dekan II FEB UMS Rappang Raih Juara I Tenis Lapangan pada Ajang Sumpah Pemuda 2026
Pementasan yang berlangsung di Auditorium H. Zaini Razak, Kampus UMS Rappang, Kamis (29/10/2026), menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa PPG dan mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa Indonesia dalam mengembangkan kreativitas melalui seni pertunjukan.
Kaprodi S1 Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMS Rappang, Dr. Jumiati Lanta, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi keterlibatan mahasiswa S1 dalam pertunjukan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu memberikan pengalaman belajar di luar ruang kelas sekaligus kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri.
Baca juga : Totalitas Peserta Festival Bulan Bahasa UMS Rappang, Bawakan Puisi dengan Kostum Unik
“Saya sangat mengapresiasi keterlibatan mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa Indonesia dalam pementasan teater Tania Andi. Ini merupakan bentuk kolaborasi positif antara mahasiswa S1 dan mahasiswa PPG,” ungkap Dr. Jumiati saat dikonfirmasi, Jumat (30/10/2026).
“Kami melihat mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik di ruang kelas, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta kemampuan mereka melalui kegiatan seni pertunjukan,” lanjutnya.
Ia menilai kesempatan menjadi pemeran, terlebih memerankan tokoh utama, menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk melatih tanggung jawab, kedisiplinan, kerja sama tim, penghayatan karakter, dan kepercayaan diri saat tampil di hadapan publik.
Baca juga : Siswa SMPN 1 Tellu Limpoe Antusias Ikuti Festival Bulan Bahasa 2026 di UMS Rappang
“Kesempatan ini tentu menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi mahasiswa. Mereka dapat belajar tentang tanggung jawab, kerja sama tim, kedisiplinan, penghayatan karakter, serta bagaimana membangun kepercayaan diri ketika tampil di hadapan publik,” tambahnya.
Pementasan Tania Andi tersebut menarik perhatian ratusan penonton yang terdiri atas pelajar, mahasiswa, dan civitas akademika UMS Rappang.
Pertunjukan berlangsung dengan antusiasme penonton. Tepuk tangan terdengar mengiringi sejumlah adegan, sementara beberapa bagian cerita berhasil membawa penonton larut dalam suasana pertunjukan.
Dr. Jumiati berharap kolaborasi antara mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa Indonesia dan mahasiswa PPG dapat berlanjut dalam berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik.
Baca juga : Rektor UMS Rappang Temui Mahasiswa Magang di Taiwan, Serap Masukan untuk Evaluasi Program
Menurutnya, teater juga dapat menjadi salah satu sarana pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia yang lebih kreatif dan menarik karena memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan berbahasa, berekspresi, dan memahami karakter.
“Saya berharap kolaborasi seperti ini tidak berhenti pada pementasan Tania Andi saja. Ke depan, mahasiswa harus terus diberikan ruang untuk berkreasi, berinovasi, dan mengembangkan kompetensinya,” tuturnya.
“Kegiatan teater seperti ini juga dapat menjadi sarana pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia yang menarik, kreatif, serta memberikan pengalaman berarti bagi mahasiswa,” kunci Dr. Jumiati.












