SINDOSULSEL.COM, Makassar – Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel November 2024 mendatang, arah politik mulai terpotret dengan jelas.
Hal itu merujuk dari pergerakan kubu pasangan Andi Sudirman Sulaiman – Fatmawati Rusdi (ASS-Fatma) mulai memborong partai politik.
Kondisi tersebut membuat panik para pesaingnya seperti Moh Ramdhan Pomanto (DP) dan Ilham Arief Sirajuddin (IAS).
Diketahui, pasangan ASS-Fatma telah mendapat dukungan dari Partai Nasdem, PAN, Demokrat, Gerindra, hingga kabar Golkar membuat figur-figur lain mulai deg-degan dan harus bekerja ekstra.
Baca juga: Nasdem Usung ASS-Fatma di Pilgub Sulsel, IPI: Banyak Keuntungan
Menurut Direktur Eksekutif PT Indeks Politica Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir, sejak awal pihaknya sudah menganalisis kalau AAS building bisa mengatur ritme politik di Sulsel untuk kepentingan ASS-Fatma. Sebab memiliki hubungan kuat dengan elite-elite parpol.
“Sehingga saya tidak heran jika parpol-parpol mulai merapat satu per satu ke pasangan ASS-Fatma,” bebernya.
Paket ini lanjut Suwadi, punya semua persyaratan untuk meyakinkan parpol. “Kuat elektabilitas dan kuat isi tas. Sehingga pergerakan mereka mengejar parpol tidak sulit,” ungkapnya.
Menurut Suwadi, paket ASS-Fatma tinggal mengkaji matang pilihannya, apakah melawan kotak kosong atau memilih head to head. “Itu tergantung hasil survei Agustus baru ASS-Fatma tentukan sikap,” ujar dia.
Baca juga: PKB Sulsel Dorong H Azhar Arsyad Maju Pilgub Sulsel
Sebab saat ini tinggal PPP PKB PDIP dan Hanura yang belum digarap ASS-Fatma. Yang artinya itu dijadikan opsi head to head jika kajian lebih mudah menang jika head to head dari pada melawan kotak kodong.
Hasil survei terakhir PT IPI, jika ASS-Fatma head to head dengan DP. Maka ASS- Fatma memiliki elektabilitas 56 persenan, sedangkan DP dengan siapa pun berpaket masih di angka 20 persenan.
“Sedangkan jika melawan kotak kosong, ASS-Fatma 69 persenan, dan sisanya 31 menjadi undisited voters,” papar Suwadi.
Namun demikian, jika melihat kondisi terkini, maka kemungkinan besar pertarungan Pilgub Sulsel 2024 akan menyajikan head to head.
Pasalnya, kini Danny Pomanto telah mendapatkan rekomendasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan menggandeng Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad.
Baca juga: Usai Pileg 2024, Tiga Poros Kekuatan Besar Pilgub Sulsel Mulai Muncul
Bukan hanya itu, selaku kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Danny juga berpeluang mengamankan rekomendasi partai berlambang kepala banteng moncong putih itu.
Bahkan kini, wali kota Makassar dua periode itu disebut-sebut telah mengamankan rekomendasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk maju di Pilgub Sulsel mendatang.
Kubu Danny bahkan mengklaim telah mengamankan tiga partai politik sebagai kendaraannya maju di Pilgub Sulsel, tak hanya itu poster dan gambar Danny bersama Azhar dengan dukungan PDIP, PKB dan PPP pun telah tersebar luas.
Meski belum ada konfirmasi terkait hal itu, namun espekulasi ASS-Fatma bakal menghadapi kotak kosong di Pilgub Sulsel mulai pudar, bahka berpotensi head to head. (*)












