SIDRAP, sindosulsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidenreng Rappang (Sidrap) terus berupaya menggenjot pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai langkah kolaboratif.
Upaya nyata tersebut terlihat saat Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, pada Senin (18/05/2026) malam.
Agenda pertemuan tingkat daerah ini dimanfaatkan sebagai wadah diskusi strategis untuk membedah berbagai potensi unggulan serta peluang investasi yang menjanjikan di wilayah Sidrap.
Saat menyambut kunjungan para pengusaha tersebut, Bupati Syaharuddin turut didampingi oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Fajri Salman, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPTSP), Andi Nirwan Ranggong.
Dalam kesempatan itu, Syaharuddin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi tingginya atas inisiatif kunjungan yang dilakukan oleh pihak Apindo.
Ia menegaskan bahwa sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan kalangan pelaku usaha merupakan faktor krusial dalam mengakselerasi perputaran roda ekonomi daerah.
“Kami menyambut baik diskusi ini sebagai langkah konkret untuk membangun kolaborasi demi kemajuan Sidrap,” ujar Syaharuddin di hadapan perwakilan Apindo.
Lebih lanjut, ia memaparkan deretan sektor potensial yang layak dikembangkan oleh para investor.
Dari sisi energi, Kabupaten Sidrap telah diakui kiprahnya di kancah nasional berkat keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), yang kini menjadi salah satu ikon percontohan dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
Tidak hanya bertumpu pada sektor energi, sektor agrikultur yang mencakup pertanian dan perkebunan juga ditawarkan sebagai ladang investasi dengan prospek menjanjikan.
Hingga saat ini, Kabupaten Sidrap secara konsisten mampu mempertahankan predikatnya sebagai salah satu daerah penyangga pangan utama di Provinsi Sulawesi Selatan berkat hasil buminya yang sangat melimpah.
Diskusi yang berlangsung hangat dan interaktif tersebut akhirnya ditutup dengan pemetaan sejumlah peluang investasi yang berbasis pada pengelolaan potensi lokal.
Melalui audiensi ini, kedua belah pihak menaruh harapan besar agar segera terbuka ruang kerja sama baru yang mampu memberikan dampak positif dan signifikan, baik terhadap pertumbuhan ekonomi maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sidrap.












