Luwu

Bupati Patahudding Tinjau Bendung Radda, Ribuan Hektare Sawah Terancam Kekeringan

×

Bupati Patahudding Tinjau Bendung Radda, Ribuan Hektare Sawah Terancam Kekeringan

Sebarkan artikel ini
Bupati Patahudding Tinjau Bendung Radda, Ribuan Hektare Sawah Terancam Kekeringan
Bupati Luwu, H. Patahudding, bersama Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali, meninjau lokasi Bendung Suplesi Radda di Kecamatan Belopa.(Muslim)

SINDOSULSEL.COM, Luwu – Bupati Luwu, H Patahudding, bersama Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali, meninjau lokasi Bendung Suplesi Radda di Kecamatan Belopa pada Jumat (14/3/2025).

Kunjungan ini dilakukan untuk menindaklanjuti dampak banjir bandang yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Luwu dua tahun lalu.

Banjir bandang yang terjadi telah mengubah alur sungai, sehingga air tidak lagi mengalir ke Bendung Radda.

Akibatnya, sekitar 1.000 hektare sawah di Kecamatan Belopa dan Kecamatan Suli mengalami kekeringan karena tidak mendapat suplai air dari bendung tersebut.

Kondisi ini membuat para petani di wilayah tersebut mengalami gagal panen.

BACA JUGA : Banjir Bandang dan Longsor di Luwu 7 Korban Meninggal Dunia

Bupati Patahudding menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mencari solusi agar suplai air ke sawah warga dapat kembali normal.

“Kami akan segera mengonsultasikan hasil kunjungan ini ke pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BWS) di Makassar untuk mencari solusi terbaik,” ujarnya.

Baca  Potensi Rumput Laut Luwu Besar, Patahudding Dorong Pengelolaan Diperkuat

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir tim teknis dari Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Luwu yang dipimpin oleh Sekretaris Dinas, Usdin Iskandar.

Mereka melakukan pemetaan serta kajian teknis untuk menentukan langkah yang perlu diambil guna mengatasi permasalahan ini.

Para petani berharap agar pemerintah segera menemukan solusi agar mereka dapat kembali bercocok tanam tanpa kekhawatiran kekeringan.

“Kalau bendung ini tidak segera diperbaiki, kami akan terus mengalami gagal panen. Kami berharap pemerintah bergerak cepat,” kata salah satu petani di Kecamatan Belopa.

Bendung Suplesi Radda merupakan infrastruktur penting bagi pertanian di Luwu, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Langkah cepat dari pemerintah dan BWS diharapkan dapat mengembalikan fungsi bendung sehingga ribuan hektare sawah di daerah tersebut dapat kembali produktif.