BONE, sindosulsel.com – Pelaksanaan apel korve atau kerja bakti massal di Kabupaten Bone diwarnai dengan inspeksi mendadak.
Di tengah prosesi apel, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, secara tiba-tiba menginstruksikan pelaksanaan tes urine bagi para peserta.
Apel gabungan yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, Satgas Kebersihan, dan mahasiswa tersebut digelar di Lapangan Merdeka Bone pada Jumat (24/07/2026).
Kegiatan gotong royong pembersihan lingkungan ini pada dasarnya merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto.
Namun, Bupati Andi Asman memanfaatkan momen tersebut untuk sekaligus memastikan aparatur dan elemen masyarakat di Bone terbebas dari penyalahgunaan narkotika.
Baca Juga : Serahkan Bantuan Alsintan 2026, Bupati Bone Beri Peringatan Tegas: Haram Diperjualbelikan!
“Sebelum kegiatan bersih-bersih kota sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto, kita ingin Bone juga bersih dari narkoba. Maka dari itu, secara acak kita tes urine dulu,” ujar Andi Asman di hadapan ribuan peserta apel.
Ia menjelaskan bahwa inisiatif tes urine mendadak tersebut juga sejalan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI).
Dalam kesempatan itu, Bupati tak segan memberikan peringatan keras kepada seluruh jajarannya terkait sanksi bagi yang terbukti melanggar aturan.
“Jika ada ASN yang positif narkoba, akan disanksi berat. Sedangkan bagi PPPK yang terkontaminasi narkoba, langsung dipecat,” tegasnya.
Baca Juga : Dinkes Bone Gencarkan Tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis di 299 Desa
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, puluhan peserta ditunjuk secara acak untuk menjalani tes urine.
Sampel tersebut terdiri dari 30 orang ASN, 5 anggota Satgas Kebersihan, 2 personel Polri, dan 5 orang mahasiswa.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh peserta yang dites dinyatakan negatif dan tidak terindikasi mengonsumsi narkotika.












