Sidrap

Dikaitkan Isu Narkoba, Pengusaha Sidrap Jama Angkat Bicara dan Bantah Keras

×

Dikaitkan Isu Narkoba, Pengusaha Sidrap Jama Angkat Bicara dan Bantah Keras

Sebarkan artikel ini
Dikaitkan Isu Narkoba, Pengusaha Sidrap Jama Angkat Bicara dan Bantah Keras

SIDRAP, sindosulsel.com – Isu miring mengenai dugaan keterlibatan dalam jaringan peredaran narkotika yang menyasar salah satu pengusaha ternama di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Jama, akhirnya mendapat tanggapan serius.

Tokoh masyarakat yang dikenal sukses di sektor peternakan ayam petelur ini secara tegas membantah seluruh tudingan tak berdasar tersebut.

Ia memastikan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah bersinggungan dengan dunia gelap narkoba seperti rumor yang tengah berkembang liar di masyarakat.

Klarifikasi terbuka ini disampaikan langsung oleh Jama untuk meluruskan kesimpangsiuran informasi yang merugikannya pada Sabtu (06/06/2026).

Ia mengaku sangat keberatan lantaran namanya terus diseret dan dijadikan bahan perbincangan publik maupun pemberitaan media tanpa didasari bukti valid atau putusan hukum resmi yang menyatakan dirinya bersalah.

“Saya lihat ada di media nama saya disebut-sebut begitu. Jelasnya tidak ada seperti itu,” tegas Jama menepis rumor tersebut.

Menurutnya, narasi yang beredar saat ini sama sekali tidak memiliki dasar pembuktian terkait keterlibatannya dalam perkara barang haram tersebut.

Oleh karena itu, pengusaha sukses ini meminta publik agar tidak terburu-buru menghakimi atau mengambil kesimpulan sepihak sebelum adanya fakta hukum yang terang benderang dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya secara legal.

Peredaran rumor negatif ini diakui Jama telah membawa dampak psikologis yang cukup besar, tidak hanya bagi dirinya pribadi, melainkan juga bagi keluarga besarnya.

Anak-anak serta kerabat dekatnya ikut merasakan tekanan mental akibat derasnya informasi negatif yang membanjiri ruang publik.

“Sebagai kepala keluarga, tentu saya merasa keberatan. Anak-anak ikut terdampak karena mendengar dan membaca informasi yang berkembang,” keluhnya menanggapi situasi tersebut.

Baca  Bukan Sekadar Seremoni, HUT ke-81 TNI di Sidrap Dirayakan Bersama Masyarakat

Kendati merasa sangat dirugikan secara moril, Jama tetap menunjukkan sikap kooperatif sebagai warga negara yang baik.

Ia menyatakan sangat menghormati seluruh tahapan proses hukum yang berlaku dan mengaku siap hadir untuk memberikan klarifikasi secara langsung apabila sewaktu-waktu keterangannya dibutuhkan oleh aparat penegak hukum.

Tak lupa, ia mengimbau seluruh pihak untuk tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sebagai prinsip fundamental dalam negara hukum.

Sejauh ini, memang belum ada satu pun pernyataan resmi dari aparat penegak hukum maupun putusan pengadilan yang menyatakan bahwa Jama terbukti terlibat dalam tindak pidana narkotika.

Dengan demikian, segala informasi yang menyudutkannya masih murni berada pada ranah dugaan dan belum bisa dikategorikan sebagai fakta hukum.

Di kalangan masyarakat Sidrap, sosok Jama tidak hanya dikenal sebagai pebisnis andal, tetapi juga sebagai figur yang memiliki jiwa sosial tinggi.

Ia kerap turun tangan membantu warga yang tengah dilanda kesulitan, sehingga memiliki jejaring pergaulan yang sangat luas mencakup tokoh masyarakat, pejabat daerah, hingga relasi di tingkat provinsi dan nasional.

Melalui penjelasan resmi ini, Jama menaruh harapan besar agar masyarakat luas dapat memperoleh sudut pandang yang berimbang dan lebih bijak dalam menyaring setiap informasi.

Ia meminta publik untuk selalu mengedepankan fakta dan menunggu proses hukum yang berlaku sebelum memberikan penilaian negatif terhadap seseorang.