Sidrap

Dosen UMS Rappang dan BRMP Kendari Kembangkan Integrasi Kakao–Sapi di Kolaka Timur

×

Dosen UMS Rappang dan BRMP Kendari Kembangkan Integrasi Kakao–Sapi di Kolaka Timur

Sebarkan artikel ini
Dosen UMS Rappang dan BRMP Kendari Kembangkan Integrasi Kakao–Sapi di Kolaka Timur

SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Dosen Program Studi Vokasional Pendidikan Teknik Pertanian Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) bekerja sama dengan Balai Riset dan Manajemen Pakan (BRMP) Kendari menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk Integrasi Kakao dengan Sapi Potong di Kabupaten Kolaka Timur.

Kegiatan yang dilaksanakan dihadiri oleh puluhan petani dan kelompok ternak dari berbagai kecamatan.

Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan petani-peternak dalam mengembangkan sistem pertanian terpadu berbasis integrasi antara perkebunan kakao dan ternak sapi potong.

Melalui pendekatan integrated farming system, peserta diajak memahami bagaimana limbah perkebunan seperti kulit dan daun kakao dapat diolah menjadi pakan ternak, sekaligus menghasilkan pupuk organik dari kotoran sapi untuk menunjang kesuburan tanaman.

Perwakilan BRMP Kendari, La Wangi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pendampingan teknologi pakan lokal berbasis sumber daya sekitar.

“Integrasi kakao dan sapi bukan hanya efisien secara ekonomi, tapi juga ramah lingkungan karena mengurangi limbah perkebunan,” ujarnya.

Baca  FIK-FEB UMS Rappang Bahas Tindak Lanjut Hasil Audit Mutu Internal

Sementara itu, dosen Pendidikan Teknik Pertanian UMS Rappang, Muh Faisal, yang menjadi narasumber, menjelaskan pentingnya penerapan teknologi tepat guna mulai dari pengolahan pakan fermentasi, manajemen kandang, hingga pembuatan pupuk organik berbasis limbah ternak.

“Dengan pendekatan ini, produktivitas kakao bisa meningkat tanpa harus memperluas lahan,” jelasnya.

Peserta terlihat antusias mengikuti praktik langsung pembuatan pakan fermentasi dan kompos.

Banyak di antara mereka mengaku baru mengetahui bahwa limbah kulit kakao bisa dimanfaatkan sebagai bahan pakan bernilai gizi tinggi.

Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan komitmen kerja sama antara BRMP Kendari, dosen vokasional UMS Rappang, dan kelompok tani setempat untuk melakukan pendampingan berkelanjutan dalam penerapan sistem integrasi kakao–sapi potong di Kolaka Timur.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan masyarakat, diharapkan lahir model pertanian berkelanjutan yang mampu meningkatkan pendapatan petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.