BANTAENG – Sekretaris Daerah (Sekda) Abdul Wahab hadiri pelatakan batu pertama pembangunan kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Bantaeng, Rabu (15/5/2024).
Perguruan tinggi terakreditasi institusi Unggul dan PTS terbesar di indonesia timur kini resmi hadir di Kabupaten Bantaeng.
Lokasi kampus sangat strategis. terletak di pinggir jalan Poros Bantaeng Bulukumba Desa Nipa-Nipa Dusun Tanetea Kabupaten Bantaeng dengan luas kurang lebih 2 hektar akan dibangun gedung berlantai 3.
Sekda Kabupaten Bantaeng Abdul Wahab dalam mengatakan terima kasih kepada UMI atas kesediaannya menghadirkan Kampus UMI di kabupaten bantaeng.
“Kehadiran Kampus UMI di Bantaeng sangat membantu masyarakat khususnya para orang tua dalam membiayai anaknya menuntut ilmu di perguruan tinggi berkualitas tanpa harus meninggalkan kampung halamannya,” ujarnya
Menurut Wahab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng mendukung bersama pembangunan kampus UMI di Butta Toa julukan Kabupaten Bantaeng
“Semoga pembangunan cepat selesai agar masyarakat kabupaten bantaeng dapat segera menikmatinya, harapnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf (YW) UMI Prof. Masrurah Mokhtar mengatakan sangat optimis kampus UMI di bantaeng akan sangat diminati oleh seluruh masyarakat kabupaten bantaeng.
Guru Besar FS-UMI itu juga menyampaikan bahwa UMI sebagai perguruan tinggi terakreditasi institusi Unggul memiliki manajemen dan sumberdaya manusia yang sudah terjamin dengan membina 61 program studi.
“Kami yakin kampus ini tidak hanya akan diminati oleh masyarakat kabupaten bantaeng tetapi juga akan diminati oleh kabupaten sekitarnya seperti kabupaten Jeneponto, Bulukumba, kepulauan selayar dan lainnya,” ucapnya.
Rektor UMI Prof. Sufirman Rahman menyampaikan bahwa Kampus UMI di Bantaeng untuk tahap awal akan dibangun gedung lantai 3 yang terdiri dari Lantai 1 untuk Ruang Rektorat, Raung Administrasi dan Aula Pertemuan, sedangkan lantai 2 dan 3 akan disiapkan ruangan kelas.
“Kehadiran Kampus UMI di bantaeng sudah lama didambakan kehadirannya dan masyarakat sangat antusias dan berperan aktif. Kami optimis masyarakat kabupaten bantaeng dapat menggunakan kampus ini dengan baik,” pungkasnya
(*)












