SINDOSULSEL.COM, Internasional – Los Angeles, Amerika Serikat, kembali dilanda kebakaran hutan hebat yang mengakibatkan kehancuran besar di kawasan elit Pacific Palisades dan sekitarnya.
Kebakaran yang dipicu oleh hembusan angin Santa Ana ini terjadi pada Selasa pagi, 7 Januari 2025, dan meluas dengan cepat, mengancam lebih dari 13.000 bangunan, termasuk rumah-rumah selebritas terkenal.
Selebritas Paris Hilton menggambarkan kesedihannya setelah rumah mewahnya di Malibu habis dilalap api.
Dalam unggahan Instagramnya, Hilton berbagi kenangan berharga yang ia bangun di rumah tersebut.
“Di sanalah putra saya, Phoenix, mengambil langkah pertamanya. Melihat rumah ini hangus di TV adalah pengalaman yang tak tertahankan,” tulis Hilton.
Aktor Mark Hamill juga menceritakan perjalanan evakuasi yang mencekam ketika api mengepung jalanan.
“Ini adalah kebakaran terburuk sejak 1993,” ungkapnya.
Sementara itu, aktor James Woods mengunggah foto-foto jalanan yang hancur di X, seraya mengungkapkan kekhawatiran atas kondisi rumahnya.
“Kami berhasil mengungsi, tetapi rumah-rumah di sekitar kami lenyap,” tulis Woods.
Penyanyi Mandy Moore, bersama keluarga dan hewan peliharaannya, harus meninggalkan rumahnya demi keselamatan.
Jamie Lee Curtis, aktris legendaris, turut memuji kerja keras para petugas pemadam kebakaran meski mengungkapkan kekecewaannya atas kurangnya informasi akurat selama bencana ini.
“Komunitas kami hancur, tetapi keluarga saya selamat,” ungkap Curtis dalam Instagramnya.
Beberapa selebritas lain seperti Diane Warren, Kate Beckinsale, dan Elizabeth Chambers, membagikan cerita mereka tentang evakuasi mendadak dan kehilangan besar.
Diane Warren bahkan menemukan harapan di tengah reruntuhan.
“Ada pelangi di atas puing-puing rumah saya. Saya yakin itu pertanda baik,” katanya.
Layanan Cuaca Nasional melabeli situasi ini sebagai sangat berbahaya, dengan angin kencang melanda Malibu, Beverly Hills, hingga Pegunungan Santa Monica.
Associated Press melaporkan, lebih dari 30.000 orang harus mengungsi karena kebakaran yang terus meluas ini.
Para korban, baik selebritas maupun warga biasa, kini bergulat dengan dampak fisik dan emosional dari bencana yang menghancurkan komunitas mereka.
Namun, solidaritas dan harapan tetap menjadi pegangan banyak orang di tengah tragedi ini.












