EkobisLuwu

Kehadiran Batalyon Brimob Dorong Kemajuan Investasi di Luwu

×

Kehadiran Batalyon Brimob Dorong Kemajuan Investasi di Luwu

Sebarkan artikel ini
Kehadiran Batalyon Brimob Dorong Kemajuan Investasi di Luwu
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Rusdi Hartono, menandatangani prasasti proyek pembangunan rusun/flat kie 1 Batalyon D Pelopor tipe 1.152 satu uni di Mako Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel di Kecamatan Bua.(Chaeruddin)

SINDOSULSEL.COM, Luwu – Kehadiran Mako Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, tak sekadar menciptakan rasa aman.

Ia menjadi fondasi bagi stabilitas sosial, pendorong tumbuhnya investasi strategis, dan simbol kemitraan erat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kini, penguatan markas dan fasilitas penunjangnya menandai komitmen berkelanjutan dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan kawasan.

Komandan Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Heru Novianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak mulai dari masyarakat, tokoh adat, hingga Pemerintah Kabupaten Luwu atas dukungan penuh terhadap berdirinya Batalyon D Brimob di Kecamatan Bua.

30 Personel Brimob Batalyon D Pelopor Selesaikan Tugas Pilkada di Palopo

“Batalyon ini mulai didirikan pada tahun 2000 sebagai respon atas konflik horizontal yang terjadi kala itu. Sejak saat itu, setiap kali muncul potensi konflik di wilayah Luwu Raya, Brimob selalu hadir. Alhamdulillah, kehadiran kami turut menjaga stabilitas di Luwu dan Palopo,” ujar Heru.

Menurut Heru, rasa aman yang tercipta telah melahirkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Luwu.

“Buktinya, investasi besar seperti PT Masmindo dan PT BMS tumbuh di sini. Itu tidak lepas dari suasana yang aman dan kondusif. Kami yakin, rasa nyaman menjadi kunci hadirnya investasi,” tegasnya, Jumat, (23/5/2025).

“Saat ini kita menghadiri acara peletakan batu pertama proyek pembangunan rusun/flat kie 1 Batalyon D Pelopor tipe 1.152 satu unit,” sambungnya.

Terkait fasilitas markas, Heru mengungkapkan pihaknya akan terus membenahi sarana pendukung.

“Secara bertahap, kami akan melengkapi infrastruktur, terutama akses jalan dan bangunan markas agar lebih representatif,” imbuhnya.

Bupati Luwu, Patahudding, menyampaikan bahwa lokasi Kecamatan Bua dipilih sebagai tempat pembangunan Batalyon Brimob karena letaknya yang strategis dan potensial dalam menopang keamanan regional.

Ia menyebut, berkembangnya investasi di Kabupaten Luwu sangat berkaitan erat dengan jaminan keamanan yang diberikan oleh kehadiran Brimob.

“Setelah Brimob hadir, Luwu menjadi lebih aman. Kami dari Pemkab tentu sangat mendukung keberadaan Batalyon ini, dan akan menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati memaparkan rencana strategis pembangunan daerah dalam kurun lima tahun ke depan yang sebagian besar terpusat di Kecamatan Bua.

“Kami akan manfaatkan lahan milik pemerintah yang berada di sekitar markas Brimob untuk proyek pembangunan skala besar,” katanya.

“Bua saat ini menjadi penyumbang PAD terbesar di Luwu. Bahkan beberapa investor sudah menyatakan minat membangun hotel di wilayah ini, hanya saja kami tetap harus menunggu sinkronisasi dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR),” lanjutnya.

Tahun ini, pembangunan jalan sepanjang dua kilometer di Desa Puty akan dimulai. Jalan ini melintasi depan markas Brimob dan direncanakan akan ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional.

Baca  Potensi Rumput Laut Luwu Besar, Patahudding Dorong Pengelolaan Diperkuat

Selain itu, Pemkab Luwu juga merancang pembangunan rumah sakit regional di Desa Puty yang akan berfungsi sebagai rujukan utama masyarakat di luar Kota Makassar.

Tak hanya bidang kesehatan, sektor pendidikan juga diperkuat. Sarana pendidikan berupa sekolah rakyat berkonsep boarding school untuk anak-anak miskin akan dibangun di desa yang sama, melalui kolaborasi dengan Kementerian Sosial.

Tim Brimob Polda Sulsel Selesaikan Tugas Amankan Pilkada di Luwu

“Kemarin Luwu masih dikategorikan zona merah menjelang Pilkada, tapi nyatanya berlangsung sangat aman. Ini semua berkat kehadiran Brimob,” kata Bupati Patahudding.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Rusdi Hartono, yang turut hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan rumah susun anggota Brimob di Bua, menyampaikan bahwa kehadiran satuan elite ini harus menjadi penguat bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Batalyon Brimob tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga harus hadir sebagai mitra masyarakat. Situasi aman ini harus dijaga bersama karena menjadi prasyarat utama ekonomi bisa tumbuh,” ungkap Rusdi.

Ia menambahkan bahwa pembangunan rumah susun bagi personel bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga upaya meningkatkan kesejahteraan anggota.

“Kalau kita bicara kinerja yang optimal, maka kesejahteraan anggota harus jadi prioritas. Dan pembangunan rusun ini adalah langkah strategis,” katanya.

Fadriaty Perjuangkan Rumah Sakit Regional dan Taman Nasional di Luwu Raya

Rusdi menegaskan bahwa proyek pembangunan rumah susun harus berjalan tanpa hambatan.

“Pemenang tender harus melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Tidak boleh ada yang ganggu. Jika ada gangguan, maka pembangunan gagal. Saya berkomitmen untuk mengawal ini secara penuh,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan pesan penting tentang sinergitas. “Kepada Bupati Luwu kami sampaikan terima kasih. Semoga kebersamaan ini bisa terus kita jaga dan perkuat. Kebersamaan ini menjadi bukti bahwa keamanan bukan hanya urusan Polri, tapi tugas bersama,” tutupnya.

Data yang dihimpun, luas lahan pembangunan Mako Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel di Kecamatan Bua, mencapai 15 hektare (berdasarkan rencana induk pembangunan yang tersedia).

Jumlah Personel awal sekira 200 personel, dengan proyeksi penambahan menjadi 300 personel dalam 2 tahun

Acara peletakan batu pertama pembangunan rusun Brimob dihadiri Kapolres Luwu, Kapolres Palopo serta sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Toraja Utara, Sekda Kota Palopo, Sekda Toraja, perwakilan dari Luwu Utara, serta sejumlah investor dari PT Masmindo, PT BMS, Wings, dan lainnya.

Kehadiran mereka menegaskan bahwa Brimob bukan hanya penjaga keamanan, tapi mitra pembangunan.