Luwu

Koramil Walenrang Bantu Petani Luwu Atasi Krisis Air

×

Koramil Walenrang Bantu Petani Luwu Atasi Krisis Air

Sebarkan artikel ini
Koramil Walenrang Bantu Petani Luwu Atasi Krisis Air
Foto : Babinsa Koramil 1403-07/Walenrang Kodim 1403/Palopo dengan mendampingi petani membuat sumur untuk pengairan sawah di Desa Wiwitan.(ist)

LUWU, sindosulsel.com – Upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus mengatasi kesulitan air saat musim kemarau dilakukan Babinsa Koramil 1403-07/Walenrang Kodim 1403/Palopo dengan mendampingi petani membuat sumur untuk pengairan sawah di Desa Wiwitan, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu.

Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu Kelompok Tani Berkah mendapatkan sumber air alternatif guna menjaga keberlangsungan pertanian di wilayah tersebut.

Babinsa Desa Wiwitan, Peltu Suratmin, bersama Pimpinan BPP Kecamatan Lamasi, Sukimin, SP., MP., turut mendampingi proses pembuatan sumur galian manual dengan kedalaman sekitar 15 meter.

Baca juga : Kemarau Berkepanjangan, Kodim 1403/Palopo Gelar Salat Istisqa

Sumur tersebut nantinya dimanfaatkan untuk mengairi sekitar 39,8 hektare sawah yang dikelola 20 petani. Ketersediaan sumber air diharapkan dapat membantu petani mempertahankan produktivitas lahan, terutama saat musim kemarau.

Dandim 1403/Palopo Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, S.Sos., melalui Danramil 1403-07/Walenrang Kapten Inf Illang, mengatakan, keterlibatan Babinsa tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat di wilayah binaan.

Baca  24 Jam Diburu, Dua Pelaku Pembacokan Remaja di Walenrang Ditangkap

“Kami hadir untuk membantu petani. Dengan adanya sumber air ini, diharapkan para petani bisa tanam tiga kali dalam setahun dan tidak mengalami gagal panen saat musim kemarau,” ujar Kapten Inf Illang mewakili Dandim 1403/Palopo.

Baca juga : Sawah di Wara Selatan Kekurangan Air, Kodim 1403/Palopo Turunkan Mobil Tangki

Menurutnya, dukungan terhadap sektor pertanian merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Salah seorang petani, Sucipto (60), menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan Babinsa. Ia mengaku selama ini petani mengalami kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawah ketika musim kemarau.

“Selama ini kami susah air kalau kemarau. Dengan bantuan Babinsa ini, sawah kami bisa tetap terairi. Semoga hasilnya bagus,” kata Sucipto.

Kegiatan pembuatan sumur berlangsung lancar. Pendampingan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi TNI dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian serta ketahanan pangan di Kabupaten Luwu.