SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Listrik PLN di 3 kecamatan, Dua Pitue, Pitu Riase dan Kecamatan Pitu Riawa, yang terdampak banjir di Kabupaten Sidrap, perlahan mulai pulih.
PLN UP3 Parepare melalui Unit Pelayanan Pengadaan (ULP) Tanru Tedong, mencatat masih ada 280 rumah warga yang belum normal jarngannya sehingga listriknya belum diaktifkan atau menyala.
Hingga saat ini, PLN ULP Tanru Tedong, terus berupaya di lapangan agar aliran listrik ke rumah warga bisa kembali normal dua atau tiga hari ke depan.
“Kami terus melakukan pengecekan dan perbaikan aliran listrik pasca banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Dua Pitue, Pitu Riase, dan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap,” ujar Manager ULP Tanru Tedong Ardiansyah Amin, Rabu, (8/5/04).
Baca juga : 31 Motor Diamankan Satlantas Polres Sidrap
Saat ini tim PLN ULP Tanru Tedong bekerjasama dengan tim UP3 Parepare dan mitra PLN terus melakukan percepatan recovery kelistrikan wilayah Dusun Pasang Ridi, Dusun Matajang, Dusun Teppo.
“Alhamdulillah desa dan kelurahan khusus di Kecamatan Dua Pitue yang terdampak banjir semua sudah kita nyalakan kembali,” kata Ardiansyah Amin.
Ia menyebutkan, untuk Kecamatan Pitu Riase yakni Desa Tanah Toro dan Desa Compong, masih ada beberapa rumah warga yang belum diaktifkan listriknya.
“Sekira 280 rumah warga ditambah 5 gardu listrik yang belum kami nyalakan listriknya,” sebutnya.
Diketahui, PLN ULP Tanru Tedong, mematikan aliran listrik di 3 kecamatan di Sidrap saat terjadi banjir. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keselamatan warga yang terdampak banjir.
Terlebih banjir kali ini merobohkan sejumlah tiang listrik milik PLN di Kabupaten Sidrap.
Baca juga berita di Google News












