SINDOSULSEL.COM, Palopo – Longsor kembali menerjang Kelurahan Latuppa, tepatnya kilometer 9 Kota Palopo, sekira pukul 17,20 WITA, Kamis, (12/12/2024).
Kepala Pusdalops BPBD Kota Palopo, Burhan Nurdin, kepada sindosulsel.com melaporkan, longsor di Kilometer 9 Latuppa, menyebabkan jalur lalulintas Kota Palopo – Bastem Utara, Kabupaten Luwu, tertutup.
“Penanganan longsor di kilometer 9 Latuppa sementara kami lakukan, beberapa personil kami sudah di lokasi. Untuk sementara kami himbau agar warga sekitar waspada dan tidak melintas,” lanjutnya.
Burhan Nurdin, belum bisa memberikan informasi lebih jauh kaitan kondisi di Kilometer 9 Latuppa Pasca Longsor, karena ia sendiri masih dalam wilayah Kota Palopo, membantu penanganan banjir.
Baca juga : Korban Longsor Bonglo Bertambah Jadi 23 Orang
Ia menyebutkan, selain longsor di Latuppa, wilayah dalam Kota Palopo juga dilanda banjir. Banjir kiriman dari Sungai Latuppa menyebabkan Sungai Amassangan meluap dan menggenangi rumah warga dalam Kota Palopo.
“Saya sementara di Jembatan Cakalang (Kelurahan Salotellue.red), melakukan pembersihan, memotong kayu dengan mesin sinsaw, karena banyak kayu hanyut terbawa banjir dan tersangkut di jembatan,”ujarnya.
Dilaporkan Kepala Pusdalops BPBD Kota Palopo, sejumlah rumah dalam Kota Palopo tergenang air akibat banjir Sungai Latuppa dan Sungai Ammasangan. Bersama masyarakat, BPBD Kota Palopo, Damkar, Dinas Sosial, saat ini tengah membantu warga yang kebanjiran.
Hingga berita ini turun, belum ada laporan korban dan kerusakan rumah warga yang terdampak banjir.
Baca juga berita di Google News












