SINDOSULSEL.COM, Luwu – Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, pada Jumat dini hari (30/5/2025), mengakibatkan longsor di sejumlah titik di Desa Tiromanda dan Desa Posi.
Berdasarkan pantauan sindosulsel.com di lapangan, sedikitnya terdapat lima titik longsor.
Dua di antaranya menutup akses jalan desa yang menghubungkan Desa Tiromanda dan Desa Posi.
Longsor terparah terjadi di perbatasan timur antara Desa Tiromanda dan Desa Posi. Satu titik longsor lainnya berada di Dusun Bengkudu, Desa Posi.
Sekitar pukul 11.10 WITA, material longsoran di titik longsor perbatasan timur dua desa tersebut berhasil dibersihkan melalui kerja bakti yang melibatkan warga setempat bersama aparat TNI dan Polri.
Proses pembersihan dilakukan secara manual dengan menggunakan alat sederhana seperti sekop dan cangkul, dan memakan waktu beberapa jam.
“Longsor di Dusun Mengkudu, Desa Posi, juga menutup akses penting yang menghubungkan warga Desa Posi dengan masyarakat di Kelurahan Sendana, Kota Palopo,” ujar Maskur Arsyad, anggota Tagana Luwu, kepada sindosulsel.com.

Berdasarkan pantauan di lokasi, proses pembersihan longsor di Dusun Mengkudu dimulai sekitar pukul 13.35 WITA, usai pelaksanaan salat Jumat.
Satu unit alat berat excavator milik PT BMS, dikerahkan untuk mempercepat pembukaan kembali akses jalan yang tertutup material longsoran.
Sebelumnya diberitakan, hujan deras yang mengguyur Kecamatan Bua dini hari juga menyebabkan banjir yang merendam sembilan desa.
Selain banjir, derasnya curah hujan turut mengikis tebing-tebing di sekitar Desa Tiromanda dan Desa Posi, hingga akhirnya menyebabkan longsor di beberapa titik.












