Palopo

Naili – Ome Tancap Gas, Bangun Rumah Singgah untuk Anak dan Ibu Terlantar

×

Naili – Ome Tancap Gas, Bangun Rumah Singgah untuk Anak dan Ibu Terlantar

Sebarkan artikel ini
Naili – Ome Tancap Gas, Bangun Rumah Singgah untuk Anak dan Ibu Terlantar
Kasubag Perencanaan dan Keuangan Dinas Sosial Kota Palopo, Adhy Dewantara Hasnur, menjelaskan rumah singgah program prioritas Palopo Baru akan berjalan tahun depan.(Chaeruddin)

SINDOSULSEL.COM, Palopo – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo, Naili Trisal – Akhmad Syarifuddin mulai cap gas merealisasikan 25 Program Prioritas Palopo Baru.

Diantaranya pembangunan Rumah Singgah bagi anak, ibu dan atau perempuan terlantar.

Fasilitas ini juga akan menampung lansia terlantar serta orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Rumah singgah tersebut akan dibangun di Tandipau di atas lahan seluas sekitar 300 meter persegi (20 x 15 meter).

Baca Juga : Visi Palopo Baru Dicanangkan, Kota Jasa Global dengan 25 Program Unggulan

Meski pengadaan sarana dan prasarana sudah diusulkan dalam anggaran perubahan tahun ini, keterbatasan dana membuat operasional penuh baru dimulai pada tahun 2026.

Kasubag Perencanaan dan Keuangan Dinas Sosial Kota Palopo, Adhy Dewantara Hasnur, menjelaskan bahwa rumah singgah ini dirancang sebagai tempat perlindungan sementara bagi warga rentan.

“Rumah singgah ini fungsinya bukan hanya sekadar tempat menginap, tetapi juga sebagai pusat perlindungan dan pendampingan,” ujar Adhy.

“Anak dan perempuan terlantar, lansia, maupun ODGJ akan mendapatkan penanganan awal sebelum dirujuk ke layanan lanjutan yang sesuai kebutuhan mereka,” sambungnya.

Adhy menambahkan, keberadaan rumah singgah akan sangat membantu pemerintah dalam mempercepat respon terhadap masalah sosial di lapangan.

“Kami berharap, dengan terwujudnya rumah singgah ini, tidak ada lagi warga yang terlantar di jalan atau tidak mendapatkan perhatian,” ucap Adhy.

Baca Juga : 100 Hari Pertama, Birokrasi Bersih dan Palopo Baru Jadi Prioritas

” Ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah untuk memastikan semua warga terlindungi,” lanjut Adhy.

Wali Kota Naili memastikan rumah singgah ini akan langsung dikelola oleh Dinas Sosial.

Lima pekerja sosial ASN telah disiapkan untuk bertugas, ditambah petugas tambahan sesuai kebutuhan.

Program ini menjadi wujud komitmen Palopo Baru dalam memperkuat perlindungan sosial dan memastikan setiap warga mendapatkan hak dan pelayanan yang layak.