SINDOSULSEL.COM, Palopo – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo, Hj. Naili Trisal dan Akhmad Syarifuddin, secara resmi menyampaikan pidato politik perdananya dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Palopo, Rabu (6/8/2025).
Dalam pidatonya, Naili memperkenalkan visi besar yang akan menjadi arah pembangunan Kota Palopo lima tahun ke depan, Palopo Baru Menuju Kota Jasa Global.
Visi tersebut menurut Naili adalah representasi dari semangat perubahan menuju transformasi.
Ia menegaskan bahwa Palopo Baru bukan berarti seluruh kebijakan harus serba baru, tetapi justru merupakan langkah untuk melanjutkan yang baik, menyempurnakan yang kurang, dan menghentikan praktik yang tidak tepat.
Baca Juga : Naili-Ome Resmi Pimpin Kota Palopo, Ini Pesan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman
“Palopo Baru adalah semangat pembaruan. Sebuah tekad untuk memperbaiki seluruh aspek kehidupan masyarakat dengan tetap berpijak pada nilai-nilai luhur seperti kerja keras, keikhlasan, dan ketulusan,” ujar Naili.
Tiga fokus, empat misi, 25 program prioritas. Dalam arah kebijakan Palopo Baru, Naili memaparkan tiga fokus utama, membangun kota dan pinggiran secara merata, memperluas jejaring global serta keberpihakan pada kelompok rentan, menata kota dengan tetap memuliakan lingkungan.
Ketiga fokus itu kemudian dijabarkan ke dalam empat misi strategis, yaitu, meningkatkan kualitas SDM yang sehat, cerdas, berakhlak, dan produktif.
“Selanjutnya, mewujudkan pusat pertumbuhan baru berbasis lingkungan dan tata ruang berkelanjutan, meningkatkan daya saing ekonomi berbasis inovasi dan teknologi dan membangun tata kelola pemerintahan yang sinergis, inovatif, dan kolaboratif,” ungkapnya dihadapan 25 anggota DPRD dan para kepala OPD.
Wali Kota Hj Naili juga membeberkan 25 program unggulan yang menjadi prioritas selama periode 2025–2030.
Di antaranya, seragam dan perlengkapan sekolah gratis untuk siswa baru SD, SMP, transportasi kota yang aman dan nyaman, training gratis untuk calon TKI.
“Revitalisasi balai latihan kerja, kredit usaha untuk perempuan, subsidi air bagi keluarga tidak mampu, bebas PBB bagi pensiunan TNI/Polri, penataan pesisir dan fasilitas nelayan,” ujarnya.
Baca Juga : Usai Ditetapkan KPU, Naili Serukan Persatuan dan Gotong Royong Bangun Palopo
Selanjutnya, dana kelurahan berbasis ekologi, revitalisasi Istana Datu Luwu, rumah sakit ibu-anak dan rehabilitasi narkoba, bantuan hukum untuk warga rentan, pendapatan asli daerah (PAD) naik dua kali lipat, zona integritas pemerintahan antikorupsi.
Menutup pidatonya, Hj Naili menyerukan persatuan seluruh elemen masyarakat pasca Pilkada.
Ia mengajak semua pihak untuk menanggalkan perbedaan politik dan bersama membangun Kota Palopo menuju masa depan yang lebih baik.
“Mari kita keluar dari ruang sidang ini tanpa prasangka. Hilangkan perbedaan masa lalu, bergandengan tangan sebagai saudara, dan bersama membawa Palopo mengambil peran dalam transformasi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” ucap Naili disambut tepuk tangan peserta sidang.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo juga secara simbolis menyerahkan dokumen visi dan misi kepada pimpinan DPRD sebagai bentuk komitmen kolaborasi antara eksekutif dan legislatif.












