Bone

Niat Bersihkan Lahan untuk Jagung, Kebun Warga di Bone Malah Berakhir Jadi Lautan Api

×

Niat Bersihkan Lahan untuk Jagung, Kebun Warga di Bone Malah Berakhir Jadi Lautan Api

Sebarkan artikel ini
Niat Bersihkan Lahan untuk Jagung, Kebun Warga di Bone Malah Berakhir Jadi Lautan Api

BONE, sindosulsel.com – Lahan kering seluas sekitar 20 are di Lingkungan Kampung Tengah, Kelurahan Palette, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, terbakar pada Selasa (06/10/2026).

Api sempat membesar hingga petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bone dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Salah seorang warga setempat, Alimin, mengatakan, berdasarkan informasi yang diperolehnya dari warga, pemilik lahan membakar kebun untuk membersihkannya sebelum ditanami jagung.

Namun, api kemudian membesar dan menimbulkan kekhawatiran di lingkungan sekitar.

“Sengaja membakar di kebunnya, apinya hanya membakar lahan saja, dan sempat meluap,” ujar Alimin saat dikonfirmasi, Rabu (07/10/2026).

Lurah Palette Andi Zarjan membenarkan peristiwa tersebut.

Baca Juga : Kebun Pisang Kebakaran di Pemukiman Padat Penduduk

Menurutnya, lahan yang terbakar merupakan milik Pasau dan luas area terdampak diperkirakan mencapai 20 are.

Ia menjelaskan, pemilik lahan melakukan pembakaran untuk membersihkan kebun yang akan ditanami jagung.

Baca  Dukung Pendidikan Anak Usia Dini, Kapolres Bone Resmikan Renovasi TK Kemala Bhayangkari 09

Kebakaran berlangsung sekitar satu setengah jam sebelum petugas Damkar Bone melakukan pemadaman saat api mulai mengecil.

“Damkar baru berhasil memadamkan api sekitar kurang lebih setengah jam,” ujarnya.

Baca Juga : Lima Tahun Bersama Land4Lives, Bone Perkuat Komitmen Menuju Lanskap Sehat dan Pangan Berkelanjutan

Peristiwa tersebut terjadi di tengah kondisi cuaca kering dan panas yang belakangan dirasakan di Kabupaten Bone.

Andi Zarjan mengingatkan bahwa pembakaran lahan dapat menimbulkan dampak luas, mulai dari kerugian harta benda, ancaman terhadap keselamatan warga, hingga pencemaran udara akibat asap.

Ia menekankan pentingnya mengendalikan sumber api agar kebakaran tidak meluas ke rumah warga, lahan lain, maupun fasilitas umum.

Pencegahan dan penanganan kebakaran juga diperlukan untuk melindungi keselamatan masyarakat serta mengurangi kerugian materiil.