BONE, sindosulsel.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bone menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) secara serentak untuk memilih dan membentuk kepengurusan partai di tingkat kecamatan se-Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya konsolidasi organisasi sekaligus penguatan struktur partai guna meningkatkan soliditas kader dan pengurus PAN di berbagai tingkatan.
Muscab serentak ini turut dihadiri sejumlah tokoh PAN, di antaranya anggota DPR RI A. Yuliani Paris, Ketua PAN Sulawesi Selatan Ashabul Kahfi, serta Bupati Maros yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulawesi Selatan, Andi Syafril Chaidir Syam.
Selain para tokoh tersebut, ratusan kader dan pengurus PAN Kabupaten Bone juga turut menghadiri kegiatan yang menjadi momentum penting dalam memperkuat organisasi partai.
Baca Juga : Partai Gelora Konsolidasikan Kader Bone, Wajo, dan Soppeng
Ketua DPD PAN Bone, Herman, mengatakan bahwa pelaksanaan Muscab serentak merupakan langkah strategis dalam melakukan konsolidasi internal sekaligus memperkuat struktur kepengurusan partai.
Menurutnya, salah satu agenda utama Muscab adalah memilih ketua, sekretaris, dan bendahara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN di setiap kecamatan.
Selain pembentukan kepengurusan DPC, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat ranting yang berada di kelurahan dan desa.
Herman menegaskan bahwa penguatan struktur partai tidak hanya berorientasi pada pembenahan organisasi, tetapi juga menjadi sarana membangun kebersamaan dan menyatukan semangat seluruh kader dalam menjalankan perjuangan politik.
Baca Juga : BupAAS Targetkan Bone Sebagai Daerah Penghasil Susu
“Ini adalah momentum untuk memperkuat kebersamaan, menyatukan semangat, dan melanjutkan perjuangan bersama demi memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Herman saat dikonfirmasi, Sabtu (17/10/2026).
Melalui pelaksanaan Muscab serentak ini, PAN Bone berupaya memperkuat koordinasi dan soliditas kepengurusan dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.
Penguatan organisasi tersebut diharapkan mampu mendorong seluruh kader dan pengurus untuk semakin aktif menjalankan program partai serta meningkatkan kontribusi nyata kepada masyarakat.












