Luwu

Peluang dan Kendala Pengembangan UMKM di Pelabuhan Tadette

×

Peluang dan Kendala Pengembangan UMKM di Pelabuhan Tadette

Sebarkan artikel ini
Peluang dan Kendala Pengembangan UMKM di Pelabuhan Tadette

SINDOSULSEL.COM, Luwu – Badan Perencanaan Pembangunan, Penlitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Luwu, merilis kelanjutan rencana pengembangan UMKM di kawasan Pelabuhan Tadette.

Dalam beberapa kali rapat koordinasi lintas sektor dimana menghadirkan sejumlah OPD, pemerintah tingkat kecamatan dan desa, ditemukan sejumlah tantangan pengembangan kawasan ini.

Poin-poin tantangan ini juga berdasarkan masukan dan informasi dari masyarakat sekitar terkait kondisi Pelabuhan Tadette.

Baca juga : Libatkan Masyarakat dalam Pengembangan UMKM di Pelabuhan Tadette

“Dalam beberapa kali rapat bersama, kami mencatat sejumlah masukan, informasi dari masyarakat yang sifanya tantangan yang akan kita hadapi dalam pengembangan kawasan ini,” ujar Kepala Bappelitbangda, Moch Arsal Arsyad.

“Seperti keterbatasan sarana dan prasana penunjang, yakni ketersediaan layanan jaringan listrik, ketersediaan layanan jaringan air bersih, ketersediaan layanan persampahan, ketersediaan sarana perdagangan dan dukungan stakeholder terkait,” lanjutnya.

Pengembangan kawasan UMKM di Pelabuhan Tadette Kabupaten Luwu dibutuhkan kerjasama lintas sektor untuk bisa mensuseskan program yang digagas Pj Bupati Luwu, Muhammad Saleh.

Olehnya, Pemkab Luwu melibatkan PLN ULP Belopa yang akan bertanggungjawab penyediaan sumber jaringan listrik, Dinas Perhubungan untuk penyediaan lampu penerangan, Dinas PUTR untuk penyediaan tandon dan perpipaan air.

Baca juga : Pemkab Luwu Siap Kembangkan Kawasan UMKM Pelabuhan Tadette

Selanjutnya, PDAM Kabuaten Luwu untuk penyediaan sumber air bersih, Dinas Lingkungan Hidup untuk penyediaan layanan pengangkutan sampah serta melibatkan pihak perusahaan sebagai dukungan penyediaan gerobak jualan dan Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian sebagai koordinator pelaksanaan kegiatan.

“Peluangnya cukup baik, tingginya jumlah pengunjung di kawasan Pelabuhan Tadette pada waktu sore hari, daya tarik panorama laut, daya tarik pemandangan matahari terbenam,” tutup Arsal.

Guna menggerakan program ini, Pemkab Luwu telah melakukan pendataan sebanyak 52 Pelaku UMKM diusulkan yang berasal dari Desa Senga Selatan, 16 Orang diantaranya merupakan individu yang termasuk dalam data Pen-sasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Tahun 2023.

Baca juga berita di Google News