SINDOSULSEL.COM, Wajo – Pembangunan Masjid Cantik mangkrak. Panitia pembangunan Masjid dan mantan Bupati Wajo, Amran Mahmud disinyalisr saling lempar tanggungjawab.
Proyek yang di gagas di era pemerintahan Amran Mahmud dan Amran SE (Pammase) membuat sejumlah donatur harus gigit jari.
Ketua panitia, Haji Idrus mengaku pembangunan masjid terkendala karena tanah yang dibeli belum lunas.
“Saya bersama pengurus fokus untuk pelunasan harga tanah yang masih tersisa kurang lebih Rp2,5 miliar,” ujarnya, Sabtu (2/10/2024)
Masjid Cantik Paddupa termasuk dalam 25 program pemerintahan Pammase
“Iya, pak Amran Mahmud memang yang canangkan itu dan masuk program pemerintahan Pammase tanpa bantuan anggaran pemerintah,” jelasnya.
“Itu murni karena kami menunggu donatur saja dan tidak ada target waktu yang ditetapkan,” sambung Haji Idrus.
Ia menyebut anggaran pembangunan Masjid Cantik Paddupa senilai Rp80 miliiar.
“Kalau anggaran yang dibutuhkan itu sekitar Rp80 miliiar sampai selesai, sumbangan terbesar dari Haji Jaenal, Rp700 juta,” sambungnya.
Sementara, bendahara panitia, Haji Batman mengaku pembangunan masjid hanya mengandalkan sumbangan dari donatur.
“Iya, awalnya berjalan lancar tapi terkendala karena covid19,” ungkapnya.
Meski begitu, pihaknya belum bisa memberikan keterangan pertanggungjawaban pembangunan masjid yang terbengkalai.
“Tanahnya sebagian sudah kami bayarkan, totalnya Rp3,2 miliar diluar pembangunan tiang yang ada saat ini. Saya punya info detail pengeluaran dan pemasukan tapi saya masih di Jakarta ini,” tuturnya.
Diketahui, Masjid Cantik Paddupa berlokasi di Jl Sungai Walennae, Kecamatan Tempe dan merupakan program pemerintah Kabupaten Wajo dibawah pimpinan Amran Mahmud-Amran SE.
Saat dikonfirmasi terkait pembangunan Masjid Cantik Padduppa, Amran Mahmud hanya meminta awak media untu menghubungi panitia untuk informasi lebih detail.
“Ada semua itu catatannya di panitia, bisa kita hubungi ketua dan bendahara, karena saya pribadi menyumbang juga,” tandasnya.
Belum diketahui pasti berapa jumlah total uang yang telah terkumpul dari hasil sumbangan donatur. Namun sampai saat ini pembangunan Masjid Cantik Padduppa telah terhenti dan hanya meninggalkan tiang-tiang dari bangunan.
Bahkan lahan tempat pembangunan Masjid Cantik Padduppa hanya di tumbuhi tanaman jagung warga.
(*)












