WAJO, sindosulsel.com – Cabang olahraga berkuda memanah bersiap meramaikan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan. Sebanyak delapan kabupaten disebut akan ambil bagian dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Gelora Permata Hijau, Waetuwo, Kabupaten Wajo.
Olahraga yang memadukan keterampilan menunggang kuda dan ketepatan memanah ini akan mempertandingkan sejumlah nomor, mulai dari kategori junior hingga senior putra.
Technical Delegate cabang olahraga Pordasi Berkuda Memanah, Nasrulah, mengatakan sejumlah persiapan terus dilakukan untuk memastikan pertandingan dapat berlangsung sesuai kebutuhan teknis.
Menurutnya, para atlet dari berbagai daerah di Sulawesi akan datang untuk menunjukkan kemampuan dalam mengendalikan kuda sekaligus membidik sasaran dengan busur dan anak panah.
“Lokasinya di Wajo, tepatnya di Waetuwo. Kelas yang dipertandingkan adalah Fast Shoot, Circle Track Junior, Triple Shoot Senior Putra, Serial Shoot Senior Putra, dan Indonesian Track Senior Putra. Para pemanah dan penunggang kuda akan berdatangan dari penjuru Sulawesi,” ujar Nasrulah.
Nasrulah menjelaskan, arena pertandingan di Gelora Permata Hijau, Waetuwo, saat ini masih dalam tahap pembenahan.
Penyiapan lokasi dilakukan agar arena dapat memenuhi kebutuhan pelaksanaan pertandingan berkuda memanah.
Setiap kontingen yang berasal dari delapan kabupaten disebut akan membawa perlengkapan pertandingan masing-masing, termasuk busur panah dan kuda tunggangan.
Kesiapan arena menjadi salah satu perhatian mengingat olahraga berkuda memanah membutuhkan ruang pertandingan yang memungkinkan atlet mengendalikan kuda sambil melakukan tembakan ke sasaran.
Berbeda dengan olahraga panahan pada umumnya, berkuda memanah menuntut atlet menguasai dua keterampilan sekaligus, yakni kemampuan menunggang kuda dan ketepatan dalam membidik sasaran.
Kombinasi kedua kemampuan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta yang akan bersaing dalam setiap nomor pertandingan.
Berkuda memanah merupakan olahraga yang memiliki akar sejarah panjang dan dikenal dalam berbagai tradisi berkuda di dunia.
Meski belum sepopuler sejumlah cabang olahraga lainnya, berkuda memanah mulai diperkenalkan secara lebih luas kepada masyarakat Sulawesi Selatan.
Olahraga ini juga mulai mendapat perhatian dari kalangan pemanah tradisional dan penggemar olahraga berkuda.
Di Sulawesi Selatan, pengembangan berkuda memanah dilakukan melalui berbagai kegiatan dan kejuaraan yang diselenggarakan di tingkat daerah hingga nasional.
Pordasi Berkuda Memanah sebagai organisasi yang menaungi cabang olahraga tersebut turut berperan dalam memperkenalkan sekaligus mengembangkan olahraga ini.
Keikutsertaan berkuda memanah dalam ajang Porprov diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus memperkenalkan olahraga tersebut kepada masyarakat yang lebih luas.
Dengan persiapan arena yang masih berlangsung, penyelenggara diharapkan dapat memastikan seluruh kebutuhan pertandingan terpenuhi sebelum para kontingen mulai berlaga di Kabupaten Wajo.












