Tana Toraja, sindosulsel.com— Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengklaim telah menggelontorkan sekitar Rp1 triliun untuk pembangunan di wilayah Toraja selama kurang lebih lima tahun terakhir.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan klaim tersebut saat menghadiri Festival Tallu Lolona dalam rangka peringatan Hari Jadi Toraja ke-779 dan Hari Jadi Kabupaten Tana Toraja ke-69 di Lapangan Masero, To’bone, Kecamatan Makale, Senin (31/8/2026).
Menurut Andi Sudirman, pembangunan di wilayah Toraja menjadi salah satu perhatian Pemprov Sulsel. Selama kurang lebih lima tahun terakhir, berbagai program pembangunan telah terlaksana ke sejumlah sektor untuk mendorong kemajuan kawasan tersebut.
“Toraja pembangunannya sudah ada kurang lebih Rp1 triliun di masa kepemimpinan kami, dan inilah pembangunan terbesar di wilayah Toraja dari pemerintah provinsi sepanjang sejarah,” kata Andi Sudirman.
Ia menyebut intervensi pembangunan tersebut mencakup sejumlah sektor strategis. Di antaranya infrastruktur jalan, pariwisata, rumah ibadah, serta sektor lain yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Andi Sudirman bersama Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi menyerahkan bantuan keuangan provinsi senilai Rp7 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Tana Toraja.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg. Penyerahan dilakukan dalam rangkaian Festival Tallu Lolona.
Selain bantuan keuangan, Pemprov Sulsel memberikan sejumlah dukungan lain kepada Tana Toraja.
Di sektor pertanian, pemerintah provinsi menyerahkan satu unit traktor roda empat untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.
Pemprov Sulsel juga menyalurkan persediaan logistik penanggulangan bencana dengan nilai lebih dari Rp200 juta. Bantuan tersebut untuk penanganan bencana maupun situasi kedaruratan di wilayah Tana Toraja.
Dukungan juga diberikan kepada sejumlah rumah ibadah melalui bantuan hibah masing-masing sebesar Rp30 juta.
Bantuan tersebut diberikan kepada Gereja Katolik Stasi Santo Agustinus Karerang di Lembang Buntu Limbong, Kecamatan Gandang Batu Sillanan.
Kemudian Gereja Pantekosta Serikat di Indonesia Jemaat Bolong di Lembang Rante Limbong, Kecamatan Kurra.
Bantuan serupa juga diberikan kepada Gereja Toraja Jemaat Sasak di Lembang Sasak, Kecamatan Bittuang, serta Gereja Toraja Jemaat Gasing di Dusun Batu Rondong, Lembang Gasing, Kecamatan Mengkendek.
Selain menyerahkan bantuan, Andi Sudirman juga menandatangani prasasti untuk Jembatan Sungai Marandang dan Jembatan Sungai Salakka yang telah selesai dibangun.
Menurut Andi Sudirman, pembangunan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, kata dia, tidak dapat mencapai kemajuan pembangunan tanpa persatuan dan semangat gotong royong.
“Makanya pembangunan tidak akan kita capai tanpa ada persatuan dan gotong royong, Misa’ kada dipotuo, pantan kada dipomate,” terangnya.
Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian serta dukungan Pemprov Sulsel terhadap pembangunan di daerahnya.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Toraja ke-779 dan Hari Jadi Kabupaten Tana Toraja ke-69.












