Sidrap

Penganiayaan Siswa SMP 4 Empagae Sidrap, Oknum Guru Pelaku Dibina dan Ditarik ke Dinas Pendidikan

×

Penganiayaan Siswa SMP 4 Empagae Sidrap, Oknum Guru Pelaku Dibina dan Ditarik ke Dinas Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Penganiayaan Siswa SMP 4 Empagae Sidrap, Oknum Guru Pelaku Dibina dan Ditarik ke Dinas Pendidikan

SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Kasus dugaan penganiayaan yang dialami salah seorang siswa berinisial DR, di SMP 4 Empagae Kabupaten Sidrap, Sulsel menambah daftar panjang kasus yang dialami siswa di sekolah.

Kasus tersebut terungkap, karena DR yang merupakan siswa kelas 9B SMP 4 Empagae itu tindakan kasar yang dilakukan salah seorang guru berinisial SI tidak terima dan melaporkan kejadian itu kepada orangtuanya.

Orangtua korban yang mendapat laporan itu lalu menghadap ke sekolah untuk meluruskan dan mencari tahu kebenarannya kejadian yang menimpah anaknya.

Bupati Syaharuddin Arif Lantik Direktur RSUD Nene Mallomo di Halaman Rumah Sakit

Kepala Sekolah SMP 4 Empagae, Agussalen, saat dikonfirmasi pada Rabu (8/10/2025), membenarkan adanya dugaan insiden penganiayaan tersebut. Namun, dia mengklaim masalah ini telah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kejadian itu sudah kami selesaikan secara kekeluargaan, dan ini cuma ada kesalahpahaman antara pihak sekolah dan orang tua siswa,” ujar Agussalen.

Dia menambahkan bahwa dirinya selaku kepala sekolah sudah mendatangi rumah DR untuk mengkonfirmasi kesalahpahaman tersebut, dan pihak keluarga DR disebut telah mengerti insiden tersebut.

Pemkab Sidrap dan BPKP Sulsel Sepakat Perkuat Pengendalian Korupsi

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Sidrap, Sirajuddin, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, turut membenarkan adanya kejadian dugaan penganiayaan itu.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan Sidrap mengambil langkah tegas. “Guru berinisial SI itu sudah kami tarik ke Dinas Pendidikan Sidrap untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Sirajuddin menduga insiden ini kemungkinan besar dipicu oleh kesalahpahaman antara orang tua siswa dan guru. Oleh karena itu, penarikan guru SI ke dinas dilakukan untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.