SINDOSULSEL.COM, Palopo – Para pengusaha kantin sekolah di Kota Palopo menyatakan kesiapan mereka untuk berperan aktif dalam mendukung program makan siang bergizi (makan siang gratis). Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup siswa, sekaligus membantu perekonomian masyarakat.
Arni, salah seorang pengusaha kantin di SDN 30 Mattirowalie, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, program makan siang bergizi yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo sangat dinantikan.
“Alhamdulillah, program makan siang gratis untuk anak sekolah ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pengusaha kantin, sekaligus untuk anak-anak. Saya siap mendukung dan terlibat dalam menyiapkan menu makan siang bergizi di sekolah,” ujar Arni dengan antusias.
Arni menambahkan bahwa pekerjaan sehari-harinya bergantung pada kantin sekolah. Ia berharap pemerintah dapat melibatkan pengusaha kantin setempat dalam pelaksanaan program tersebut.
Baca juga : Pj Gubernur Sebut, Rp 10 Ribu Anggaran Makan Bergizi Gratis Belum Cukup
“Kami berharap pemerintah melibatkan kami dalam penyediaan menu makanan untuk anak-anak. Ini adalah mata pencaharian utama kami, dan kami siap menyesuaikan menu agar sesuai dengan kebutuhan gizi anak-anak,” ungkapnya.
Meski program ini telah direncanakan untuk dimulai pada awal Januari 2025, hingga pekan kedua bulan Januari, program makan siang bergizi belum terlaksana di Kota Palopo. Hal ini membuat sekitar 40 ribu siswa dari tingkat PAUD hingga SMA masih menantikan manfaat dari program tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo, Asnita Darwis, menyebutkan bahwa pihaknya belum menerima petunjuk teknis (juknis) terkait pelaksanaan program tersebut.
“Belum ada juknis, jadi kami belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut. Hingga saat ini, belum ada rapat atau koordinasi dengan Badan Gizi Nasional terkait teknis pelaksanaannya,” ujarnya.
Dengan belum jelasnya jadwal pelaksanaan, harapan besar tetap disampaikan oleh masyarakat dan pengusaha kantin agar program makan siang bergizi segera terealisasi demi kesehatan dan kesejahteraan siswa di Kota Palopo.
Baca juga berita di Google News












