SINDOSULSEL.COM, Bone – Kejaksaan Negeri Bone melalui Seksi Intelijen menggandeng Forum Bersama Anti Narkoba untuk memberikan sosialisasi terkait bahaya narkoba dan dampak cyberbullying kepada siswa-siswi MAN 1 Bone.
Kegiatan ini berlangsung dalam rangka program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) sebagai bagian dari komitmen mendukung Program Pemerintah P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika).
Acara yang diikuti oleh 50 siswa MAN 1 Bone ini dibuka langsung oleh Kepala Sekolah, Drs. H. Abbas, dan menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Negeri Bone, di antaranya Kasi Intelijen Andi Hairil Akhmad, serta Fahira Anfal, dan Andi Suci A, ketua Forum Bersama Anti Narkoba Bone, Andi Singkeru Rukka, juga turut hadir mendukung kegiatan tersebut.
Dalam sosialisasi ini, dua materi utama yang disampaikan adalah Narkotika di Kalangan Pelajar dan Bahaya Cyberbullying. Materi tentang narkoba membahas dampak buruknya bagi kesehatan, lingkungan, serta konsekuensi hukum bagi pelaku penyalahgunaan, pengedar, hingga kurir narkoba.
“Narkoba adalah kejahatan luar biasa yang sering menyasar generasi muda. Oleh karena itu, kesadaran hukum harus ditanamkan sejak dini,” tegas Andi Hairil Akhmad.
Baca juga : Disebut Sebagai Saksi Kunci Kasus Korupsi BPNT, Kejari Wajo Periksa Haji Ibrahim
Selain itu, para siswa juga mendapatkan edukasi tentang tindakan cyberbullying, dampak psikologis pada korban, hingga aspek hukum berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Para pemateri menekankan pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial di era keterbukaan informasi.
Selama kegiatan berlangsung, para pelajar MAN 1 Bone tampak antusias mengikuti sosialisasi. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan minat yang tinggi terhadap isu-isu yang diangkat.
“Sosialisasi ini memberikan wawasan baru bagi kami tentang bagaimana menghindari penyalahgunaan narkoba dan dampak buruk media sosial,” ujar salah satu siswa.
Melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Kejaksaan Negeri Bone berharap para pelajar tidak hanya memahami hukum, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dengan menyebarluaskan informasi ini kepada teman-teman dan keluarga.
“Ayo Kenali Hukum, Jauhi Hukuman!” adalah seruan yang terus digaungkan dalam kegiatan ini untuk menciptakan generasi muda Bone yang taat hukum dan berintegritas.
Baca juga berita di Google News












