Maros

Pordasi Berkuda Memanah Sulsel Latihan Bersama Jelang Porprov

×

Pordasi Berkuda Memanah Sulsel Latihan Bersama Jelang Porprov

Sebarkan artikel ini
Pordasi Berkuda Memanah Sulsel Latihan Bersama Jelang Porprov

SINDOSULSEL.COM, Maros – Puluhan atlet panahan berkuda dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan mengikuti latihan bersama (latber) tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh Federasi Panahan Berkuda Pengprov Pordasi Sulsel di Sarhan Stable, Maros, pada Minggu (25/05/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mematangkan persiapan cabang olahraga panahan berkuda menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan yang akan digelar di Kabupaten Wajo pada 2026.

Latber ini turut dihadiri ketua Pordasi Sulsel, Muzayyin Arif, perwakilan pengurus kabupaten, pelatih, serta tokoh olahraga berkuda di wilayah Sulsel.

Para peserta antusias menjalani berbagai sesi latihan yang dirancang untuk memperkuat keterampilan teknis sekaligus meningkatkan solidaritas antaratlet dan pengurus.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat sinergi antar penggiat panahan berkuda serta menyusun persiapan menyeluruh menghadapi Pra Porprov. Selain itu, momen ini juga penting untuk mengasah keterampilan para rider,” ujar Win Taufiq dari Pordasi Kabupaten Sidrap pada Rabu (28/05/2025).

Baca  ALTI Bone Raih Dua Perak di Eksibisi Lari Trail Porprov Sulsel XVIII

Ia menjelaskan bahwa meski panahan berkuda masih tergolong baru sebagai cabang yang akan dipertandingkan di Porprov Sulsel 2026, perkembangan olahraga ini di daerah cukup menggembirakan.

Kelas-kelas yang dilombakan cukup beragam, seperti Indonesian Style, Serial Shoot, Triple Shoot Fast Shooting, Circle, hingga Group.

Di Sulsel, sejumlah kabupaten telah aktif mengembangkan olahraga ini. Infrastruktur seperti kuda tunggangan dan arena latihan juga semakin tersedia, mendukung persebaran dan pertumbuhan komunitas panahan berkuda.

Sebagai informasi, horseback archery merupakan olahraga yang terinspirasi dari pasukan berkuda bersenjata busur yang berjaya pada masa klasik hingga abad pertengahan.

Atlet dalam olahraga ini dituntut untuk memiliki keterampilan tinggi karena harus melepaskan tangan dari kendali sambil membidik dan menembakkan anak panah dari atas kuda yang sedang bergerak.

“Harapan kami, musyawarah dan konsolidasi yang di rangkaikan dengan kegiatan latber ini akan menjadikan ajang kualifikasi Porprov di enrekang nanti semakin bergengsi dan berkualitas,” tutup Muzayyin.