MarosPendidikan

Kenalkan Statistika Sejak Dini, Himastat Unhas Gelar Program SPASIAL di Maros

×

Kenalkan Statistika Sejak Dini, Himastat Unhas Gelar Program SPASIAL di Maros

Sebarkan artikel ini
Kenalkan Statistika Sejak Dini, Himastat Unhas Gelar Program SPASIAL di Maros

MAROS, sindosulsel.com – Himpunan Mahasiswa Statistika (Himastat) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan metode pembelajaran kreatif melalui permainan edukatif bagi anak-anak sekolah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Kegiatan bertajuk SPASIAL (Himastat Peduli Sosial) tersebut berlangsung di Yayasan Bina Ummat Nurul Hijrah (Yabunurah), Toddopulia, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, pada Sabtu (05/09/2026) dan Jumat (11/09/2026).

Mengusung tema “SEMASA: Semangat, Data, dan Asa Anak Sekolah di Toddopulia”, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkenalkan konsep dasar statistika dan matematika melalui pendekatan yang menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami anak-anak.

Program tersebut menyasar siswa SD IT dan SMP IT Yabunurah Toddopulia beserta para guru.

Sekolah yang berada di bawah naungan yayasan yang berdiri sejak 2021 itu memiliki 51 siswa, terdiri atas 33 siswa SD dan 18 siswa SMP.

Dengan keterbatasan perlengkapan pembelajaran serta metode pengajaran interaktif yang belum sepenuhnya tersedia, mahasiswa Himastat Unhas berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda melalui berbagai permainan edukatif.

Pada pelaksanaan hari pertama, sebanyak 45 mahasiswa Himastat mendampingi 11 anak dalam sejumlah aktivitas pembelajaran yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing.

Bagi siswa SD, panitia menghadirkan permainan Data Strike, Linear Data Hunt, dan Number Match.

Baca Juga : Seminar Tesis di UMS Rappang, Fuji Hardiyanti Teliti Pembelajaran Berbasis Permainan

Melalui permainan Data Strike, anak-anak diajak melempar bola ke arah pin bowling, menghitung jumlah pin yang jatuh, kemudian mencatat hasilnya sebagai data sederhana.

Sementara itu, Linear Data Hunt mengajak peserta menelusuri jalur dengan mata tertutup untuk mengambil gulungan kertas berisi angka yang selanjutnya dituliskan di papan tulis.

Adapun Number Match melatih kemampuan mengenal angka melalui perlombaan mencocokkan nama bilangan dengan lambangnya.

Untuk siswa SMP, mahasiswa menghadirkan tantangan yang lebih kompleks melalui Math Throne Challenge, Math Games Battle Perkalian, dan Word Shake Game.

Permainan tersebut dirancang untuk mengasah kemampuan berhitung, berpikir logis, bekerja sama, serta meningkatkan penguasaan kosakata.

Suasana pembelajaran semakin menarik dengan selingan permainan penyegar atau ice breaking sebelum kegiatan hari pertama ditutup melalui refleksi dan evaluasi bersama.

Memasuki hari kedua, sebanyak 35 anggota Himastat kembali melaksanakan kegiatan bersama 16 anak dengan keterlibatan sejumlah dosen dan alumni Departemen Statistika Unhas.

Kegiatan diawali dengan penguatan Pojok Literasi sebagai fasilitas pendukung untuk meningkatkan minat baca siswa.

Baca Juga : Wawali Makassar Ajak Mahasiswa Gunakan Matematika untuk Merancang Solusi

Selain itu, anak-anak diajak mengikuti kegiatan Pohon Harapan dengan menuliskan cita-cita mereka pada secarik kertas, kemudian menempelkannya pada pohon buatan.

Tidak hanya berfokus pada siswa, Himastat Unhas juga memberikan perhatian terhadap penguatan proses pembelajaran bagi tenaga pendidik.

Mahasiswa menyerahkan modul ajar kepada para guru sekaligus memberikan penjelasan mengenai pemanfaatannya dalam kegiatan belajar mengajar.

Ketua Umum Himastat FMIPA Unhas, Muhammad Teguh Rafiadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan statistika sebagai ilmu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, konsep data tidak harus diperkenalkan melalui pembelajaran formal yang rumit, tetapi dapat disampaikan melalui aktivitas sederhana yang disukai anak-anak.

“Kami ingin mereka mengenal data lewat hal yang mereka suka, yaitu bermain. Statistika itu dekat dengan keseharian, dan itu yang ingin kami tunjukkan di Toddopulia,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Pelaksana SPASIAL, A. Ulfia Auliyah Annisa, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang agar manfaatnya tetap dapat dirasakan pihak sekolah meskipun rangkaian pengabdian mahasiswa telah berakhir.

“Modul untuk guru dan sudut baca di sekolah kami siapkan supaya tetap bisa dipakai setelah kami pulang,” katanya.

Melalui program SPASIAL, Himastat Unhas berupaya memadukan pengabdian masyarakat dengan pengembangan pembelajaran berbasis permainan yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah.

Program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan akademik sekaligus berkontribusi terhadap penguatan literasi dan numerasi anak-anak.