SIDRAP, sindosulsel.com – Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) terus memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan dengan mengembangkan sistem pembelajaran full online serta menerapkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan mahasiswa memiliki kompetensi spesifik yang terukur dan sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini.
Pengembangan tersebut menjadi bagian dari komitmen program studi dalam menjawab tantangan transformasi pendidikan digital, kebutuhan pembelajaran yang fleksibel, serta tuntutan terhadap lulusan magister yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan profesional yang relevan.
Ketua Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris UMS Rappang, Dr. Andi Sadapotto, S. Pd., M. Hum, menegaskan bahwa pembelajaran daring yang diterapkan tidak sekadar memberikan kemudahan akses bagi mahasiswa dari berbagai daerah, tetapi juga dirancang untuk menjaga dan meningkatkan kualitas proses akademik.
Baca juga : Reviewer Nilai Luaran Riset UMS Rappang Positif, Dorong Naik ke Skema Lebih Tinggi
Melalui pemanfaatan teknologi digital, berbagai aktivitas pembelajaran dapat dilakukan secara terintegrasi, mulai dari perkuliahan sinkron melalui konferensi video, diskusi akademik, presentasi, penyelesaian tugas, pengembangan proyek, penyediaan bahan ajar digital, hingga pelaksanaan asesmen.
“Model pembelajaran ini memungkinkan mahasiswa mengikuti pendidikan magister tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau domisili mereka, sekaligus tetap memperoleh kesempatan berinteraksi secara aktif dengan dosen dan sesama mahasiswa,” kata Andi Sadapotto.
Selain itu, lanjut Andi Sadapotto, kualitas pembelajaran diperkuat melalui pengembangan bahan ajar digital, penggunaan platform pembelajaran daring, serta penerapan metode pembelajaran yang mendorong mahasiswa berpikir kritis, kreatif, mandiri, dan kolaboratif.
Sejalan dengan transformasi digital tersebut, Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris UMS Rappang menerapkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).
OBE merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan capaian pembelajaran lulusan (CPL) sebagai fokus utama dalam seluruh proses pembelajaran.
Baca juga : PPG UMS Rappang Matangkan Semester 2, Bahas UAS hingga PPL Mandiri
“Dengan pendekatan ini, kurikulum tidak hanya disusun berdasarkan materi yang harus diajarkan, tetapi lebih menekankan pada kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan,” ujarnya.
Artinya, sejak awal setiap mata kuliah dirancang untuk mendukung pencapaian kompetensi tertentu yang telah ditetapkan dalam profil lulusan.
Dalam implementasinya, kurikulum OBE menghubungkan secara sistematis profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan (CPL), capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), bahan kajian, metode pembelajaran, aktivitas mahasiswa, hingga sistem penilaian.
Melalui pendekatan tersebut, setiap mata kuliah memiliki kontribusi yang jelas dan terukur terhadap kompetensi lulusan yang ingin dicapai.
Dengan demikian, terdapat keselarasan antara apa yang dipelajari mahasiswa, bagaimana proses pembelajaran berlangsung, serta kemampuan yang dihasilkan setelah lulus.
Baca juga : Bupati Sidrap Hadiri Wisuda UMS dan Tegaskan Visi Pendidikan Unggul Daerah
Penerapan OBE dalam sistem pembelajaran daring juga mendorong integrasi antara teknologi, pedagogi, dan substansi keilmuan Pendidikan Bahasa Inggris.
Mahasiswa tidak hanya dibekali pemahaman teori dan konsep pendidikan bahasa Inggris, tetapi juga diarahkan untuk mampu menerapkannya dalam berbagai konteks profesional.
Kemampuan melakukan penelitian, mengembangkan model pembelajaran, menyusun evaluasi pendidikan, merancang bahan ajar, memanfaatkan teknologi pendidikan, serta memecahkan persoalan pembelajaran menjadi bagian penting dari proses akademik yang dijalankan.
Melalui pendekatan tersebut, lulusan diharapkan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21, antara lain kemampuan berpikir kritis (critical thinking), pemecahan masalah (problem solving), komunikasi, kolaborasi, literasi digital, penulisan akademik (academic writing), dan keterampilan penelitian (research skills).
Baca juga : Kaji Fenomena Bahasa Instagram, Mahasiswi UMS Rappang Angkat Diksi Edukasi Islami
Untuk memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga, Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris UMS Rappang juga menerapkan evaluasi secara berkelanjutan terhadap seluruh proses pembelajaran.
Evaluasi mencakup pelaksanaan perkuliahan, ketercapaian capaian pembelajaran, kualitas asesmen, aktivitas mahasiswa, hingga umpan balik yang diberikan mahasiswa selama mengikuti perkuliahan.
Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar bagi program studi untuk terus melakukan penyempurnaan kurikulum, metode pembelajaran, dan layanan akademik sehingga mutu pendidikan dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
Dengan penguatan pembelajaran digital dan penerapan kurikulum OBE, Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris UMS Rappang menargetkan lahirnya lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia pendidikan yang terus berubah.












