PALOPO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawerigading Palopo, juga merawat satu orang pasien korban longsor Desa Bonglo, yang terjadi Senin, 26 Februari lalu.
Direktur Utara (Dirut) RSUD Sawerigading, dr Risma, menyampaikan pasien bernama Wahab Bosa’Pageno (21) mendapat perawatan terbaik oleh rumah sakit dan mendapat kontrol dokter setiap saat, sejak Rabu, 28 Februari lalu.
“Kami terima satu pasien rujukan rumah sakit dari Toraja. Pasien ini korban longsor Desa Bonglo. Sekarang tengah menjalani perawatan rawat inap di ruangan kelas,” ujarnya.
“Dokter terbaik kami sudah menangani pasien. Pasien mengalami lecet di bagian kepala, kaki dan bagian tubuhnya sehingga mendapat kontrol dokter setiap saat,” lanjutnya.
Dr Risma menyampaikan, pihaknya melakukan kontrol rutin terhadap pasien karena terjadi lecet di bagian kepala, guna memastikan tidak ada gejala serius akibat luka tersebut.
“Pasien mengalami trauma ringan, kami akan berikan bimbingan psikolog. Secara umum kondisi pasien baik-baik saja,” ujarnya.
Diketahui Kapolres Palopo, AKBP Syafi’i Nafsikin, menjenguk pasien di RSUD Sawerigading, jumat, (1/3/2024). Ia memberikan motivasi dan menyemangati pasien.
“Semangat ki, In Shaa Allah, lekas sembuh,” ujar Syafi’i Nafsikin. Ia meminta pihak rumah sakit rutin mengontrol kondisi pasien. “Sepertinya pasien masih mengalami trauma, tolong rutin dikontrol dok,” ujarnya kepada dokter dan Dirut RSUD Sawerigading.
Ia juga meminta pihak rumah sakit melaporkan perkembangan pasien setiap saat. Diketahui, pasca longsor senin lalu, Polres Palopo bersama Polres Luwu telah berkoordinasi aktif dan turun melakukan evakuasi korban dan pembersihan material longsor.
Polres Palopo juga tergabung dalam Tim SAR Gabungan dan ikut dalam posko bersama di SDN 637 Bonglo, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu.
Baca juga berita di Google News












