SIDRAP, sindosulsel.com – Turnamen sepak bola bergengsi Sidrap Cup 2026 kembali membuktikan daya tariknya di tengah masyarakat luas.
Kemeriahan ajang olahraga ini terlihat jelas dari kehadiran ratusan penonton yang antusias memadati kawasan tribune Stadion Ganggawa, Kabupaten Sidrap, guna menyaksikan langsung jalannya pertandingan bergengsi pada hari Jumat (05/06/2026).
Sejak siang hari, pemandangan antrean penonton yang mengular panjang sudah tampak memadati area pintu masuk stadion. Tribune di sisi utara maupun selatan dipenuhi oleh kelompok suporter fanatik dari masing-masing kesebelasan.
Mereka hadir totalitas dengan membawa berbagai atribut, membentangkan spanduk dukungan, hingga tiada henti menggemakan yel-yel penyemangat bagi tim kebanggaan.
Pihak panitia penyelenggara mencatat bahwa lonjakan ratusan suporter ini menjadi rekor angka kunjungan tertinggi sejak turnamen tersebut resmi digulirkan.
“Antusiasme masyarakat sungguh luar biasa. Sudah lama saya tidak melihat Stadion Ganggawa seramai ini. Sepak bola Sidrap memang sangat butuh event kejuaraan seperti Sidrap Cup,” ungkap Angga, salah seorang warga Pangkajene yang ikut membaur di tengah riuhnya tribune penonton.
Tidak sekadar menyuguhkan aksi adu taktik dari para pemain di lapangan hijau, panitia penyelenggara rupanya juga menunjukkan kepedulian tinggi terhadap denyut perekonomian lokal.
Hal ini diwujudkan dengan memberdayakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan melalui penyediaan area kuliner khusus di sekitar stadion.
Inisiatif positif ini terbukti sukses menyulap kawasan tersebut menjadi pusat keramaian alternatif bagi warga yang ingin menikmati hiburan olahraga sekaligus bersantai mencicipi jajanan kuliner.
Ketua Panitia Sidrap Cup 2026, Hamka, turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas besarnya animo masyarakat pecinta sepak bola di Bumi Nene Mallomo tersebut.
“Kami menargetkan Sidrap Cup ini tidak hanya menjadi wadah pembinaan bagi para pemain muda berbakat, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi kreatif daerah. Kehadiran ratusan penonton ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Sidrap sangat rindu dengan tontonan sepak bola berkualitas,” paparnya.
Sebagai informasi tambahan, rangkaian pertandingan di hari kedua turnamen ini menyajikan dua laga yang berjalan cukup alot dan krusial.
Pada partai pertama, kesebelasan Pagolo Karuen FC asal Kabupaten Enrekang harus puas berbagi angka setelah bermain imbang tanpa gol (0-0) melawan tim tuan rumah, Bugis FC Sidrap.
Sementara itu, pada pertandingan kedua, skuad Mitra Gardan Makassar tampil mendominasi jalannya laga dengan mengungguli lawannya, Tausagenae Wajo, lewat kedudukan sementara 3-0.












